Produksi Boneka dari Bekasi Menembus Pasar Ekspor

  • Lain-lain
  • 0
  • 21 Agu 2004 14:57

210804bUA1.jpg
Liputan6.com, Bekasi: Boneka tidak sekadar mainan lucu untuk anak-anak. Dengan ketekunan dan keseriusan, boneka bisa menjadi lumbung rupiah. Tengok saja usaha pembuatan boneka ala Sawil, Soleman, dan Gesti. Ketiga warga Jalan Raya Narogong, Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat itu mampu menjual 200 sampai 400 buah boneka per hari. Omzet mereka pun menggiurkan, lebih dari Rp 30 juta per bulan.

Awalnya Gesti mengajak Sawil dan Soleman untuk membangun usaha mandiri. Dengan modal Rp 30 juta, mereka mulai memproduksi boneka, sejak dua tahun silam. Ruang bekerja tiga sekawan itu tidak besar, hanya sebuah rumah di Jalan Raya Narogong. Tahun demi tahun usaha Gesti maju pesat. Produksi boneka yang dijual sekitar Rp 1.500 sampai Rp 30 ribu per buah terus bertambah. Kini, Gesti mempunyai 10 buah mesin jahit dan 20 karyawan yang berasal dari warga Bantar Gebang.

Saat ini, produk boneka ala Gesti Cs bisa dijumpai di pusat perbelanjaan grosir Mangga Dua dan Toysmart. Selain itu, sejumlah outlet dibuka di Bekasi Trade Center. Untuk menambah angka pemasaran, mereka memakai sistem direct selling dalam beberapa event.

Bagi Gesti, kualitas paling utama. Bahan baku untuk membuat boneka dibeli di pasar lokal. Belakangan produksi mereka mulai diekspor. Alhasil, bahan baku juga impor dari Korea. Bahan impor juga digunakan untuk pesanan spesial. "Jadi untuk menarik pasar harus ada yang beda, karena mereka akan jadi pelanggan kita," kata Soleman.

Usaha Gesti dan kawan-kawan bukan tanpa kendala. Selain modal, persaingan di bisnis serupa semakin ketat. "Pertama, kita permodalan terbatas sekali. Karena kita UKM usaha kecil menengah

Pengrajin Boneka
Sawil (0818-117044)
Jl. Raya Narogong KM. 12,5
Pangkalan IV Cikiwul, Bantar Gebang
Bekasi, Jawa Barat
Telepon: (021) 881-3435

Like this article?

0 likes & 0 dislikes


Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler