Parasut Tak Terbuka, Penerjun Payung Wanita Tewas di Depan Suami

  • Internasional
  • 0
  • 12 Feb 2014 19:36

amber-marie-140212c.jpg

Malang betul nasib Amber Bellows, penerjun BASE jumping asal Kota Salt Lake di Negara Bagian Utah, Amerika Serikat. Dia tewas akibat parasutnya tak terbuka setelah lompat dari ketinggian 600 meter di Taman Nasional Zion, Utah. Yang lebih tragis, wanita itu tewas di depan suaminya sendiri.

Tewasnya wanita berusia 28 tahun itu disaksikan oleh Clayton Butler, pria yang baru dua minggu resmi menjadi suami Amber. Clayton yang saat itu ikut terjun dari Gunung Kinesava di Taman Nasional Zion, tak dapat berbuat apa-apa saat melihat sang istri terjatuh dan tewas.

Setelah mendarat, Clayton langsung mencari bantuan. Pria berusia 29 tahun itu berjalan selama sekitar 2,5 jam menuju kantor pengurus taman nasional meninggalkan jasad sang istri. Sesampainya di sana, Clayton menceritakan kejadian yang menimpa Amber.

Jasad Amber yang tewas pada hari Sabtu, 8 Februari 2014 lalu pada pukul 16.00 waktu setempat itu tak bisa langsung dievakuasi. Pihak Taman Nasional Zion baru mengangkat jenazah wanita berambut pirang tersebut dari tempat di mana dia terjatuh pada Minggu, 9 Februari.

"Tewasnya Amber membuat kami sangat sedih. Kami turut berbelasungkawa," tutur seorang pengurus Taman Nasional Zion, Jim Milestone, seperti dikutip Liputan6.com dari News.com.au, Rabu (12/2/2014).

Kecelakaan maut yang dialami penerjun wanita berpengalaman itu merupakan yang pertama terjadi di Taman Nasional Zion. Karenanya, pengurus taman nasional langsung membuat peringatan terhadap bahaya dari olahraga tersebut.

"BASE jumping adalah olahraga yang sangat berbahaya, bahkan bagi mereka yang sudah sangat berpengalaman, seperti Amber Bellows. Itulah salah satu alasan mengapa olahraga tersebut kini dilarang di taman nasional ini," jelas Jim.

Kematian Amber Bellows menjadi pukulan berat bagi anggota komunitas penerjun di kota Jim dan Amber berasal, Salt Lake, Utah, AS. Sampai saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki kematian dari Amber Bellows.

BASE jumping adalah salah satu olahraga terjun paling ekstrem. Si penerjun melompat dari sebuang gedung atau tempat-tempat lain yang sangat tinggi menggunakan sebuah parasut. BASE adalah singkatan dari Building (Bangunan), Antenna (Menara Pemancar), Span (Jembatan), dan Earth (Bumi). (Ega/Riz)

Baca juga:

Ajaib! Terjun Tanpa Parasut 36.576 Meter, Pria ini Selamat
Tragis! Istri Saksikan Suami Jatuh dan Meninggal Saat Sky Diving
63 Penerjun Wanita Pecahkan Rekor Dunia Terjun Menukik

Credit: Rizki Gunawan


Related Articles
Terpopuler