Banjir Terparah di Jakarta Terjadi Awal Februari

  • Peristiwa
  • 0
  • 14 Jan 2014 01:05
Baru beberapa hari diguyur hujan terus-menerus, Jakarta kini berstatus siaga darurat banjir. Namun Ibukota belum memasuki puncak musim penghujan.

Hujan dengan intensitas dan curah hujan tertinggi diprediksi terjadi pada awal Februari nanti. Dan kemungkinan puncak banjir juga bakal terjadi pada awal Februari mendatang.

"Secara klimatologi, puncak musim penghujan ekstrem terjadi di akhir Januari hingga awal Februari," kata Kepala Bidang Informasi Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kukuh Ribudiyanto kepada Liputan6.com di Jakarta, Selasa (13/1/2014).

"Tentu berdampak pada banjir juga," imbuhnya.

Kukuh menuturkan, hujan yang terus-menerus dengan kelebatan tinggi akan menyebabkan beberapa kawasan dengan cekungan yang biasanya menjadi langganan banjir semakin tergenang. Apalagi BMKG juga memprediksi, bakal ada banjir rob yang terjadi menjelang akhir Januari nanti.

"Sekarang ini sampai tanggal 16 Januari kemungkinan ada banjir rob setinggi 1,1 meter. Lalu pada tanggal 17, ada banjir rob setinggi 1 meter," paparnya.

"Ada hujan berturut-turut dan lebat ditambah banjir rob, ini menyebabkan potensi air yang mengalir ke laut menjadi terhambat. Tetap waspada," tambahnya.

Dia memprediksi, akhir pekan ini curah hujan bakal naik lagi. Namun prediksi ini masih membutuhkan pengamatan lebih lanjut. "Namanya cuaca kan dinamis, bisa naik, bisa turun. Nanti dicek lagi pertengahan minggu ini," pungkas Kukuh. (Ndy/Mut)

Baca juga:
Jokowi: Jakarta Siaga Darurat Banjir

(Nadya Isnaeni )


Related Articles
Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler