Jadi Capres PBB, Yusril Langsung `Serang` Jokowi

By Silvanus Alvin

on Dec 04, 2013 at 12:56 WIB

Berstatus sebagai capres yang diusung Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra mewaspadai lawan politiknya. Salah satu yang diserang adalah politisi yang gemar blusukan.

"Memangnya menjadi pemimpin Indonesia cukup selesai dengan blusukan, senyum-senyum sana-sini. Kalau sudah jadi presiden, akan mendapat tekanan dari negara-negara lain," ujar Yusril dalam Pradeklarasi Capres PBB di Gedung 88, Kota Kasablanka Tower A lantai 19, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2013).

Ketua Dewan Majelis Syuro PBB itu menegaskan, dengan senyuman tidak akan bisa membuat segudang masalah yang dimiliki Indonesia akan selesai.

Politisi yang dikenal gemar blusukan cuma ada seorang, yakni Jokowi. Gubenur DKI bernama lengkap Joko Widodo itu memang kerap blusukan dan sidak ke berbagai wilaya DKI. Tapi bagi Yusril, blusukan tidak menyelesaikan masalah.

"Apakah dengan senyum-senyum bisa selesai? Kalau saya menang saya tahu apa yang saya akan lakukan. Kalau saya kalah, saya tahu harus bersikap seperti apa," imbuh Yusril.

Jokowi memang terkenal gemar blusukan ke daerah-daerah terpencil di Jakarta, untuk melihat kondisi masyarakat secara langsung. Terakhir, Jokowi melakukan blusukan ke Pasar Benhil. Blusukan tersebut untuk mengetahui kondisi masyarakat dan penjual di sana yang akan direlokasi.

Hari ini, Yusril Ihza Mahendra ditetapkan sebagai satu-satunya capres yang diajukan PBB dalam Pemilu 2014. Deklarasi besar Yusril sebagai capres PBB akan dilakukan pada 8 Desember mendatang di Surabaya, Jawa Timur. (Mut/Ism)
Suka artikel ini?
Silvanus Alvin
Silvanus Alvin

  Full bio »

0 Comments