Sukses

Bangkai Kapal Selam Nazi di Laut Karimunjawa Tak Mungkin Diangkat

Sejumlah benda yang berasal dari bangkai kapal selam Nazi Jerman yang ditemukan di Kepulauan Karimunjawa, Jawa Tengah diangkat oleh Tim Peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional untuk diteliti. Tapi untuk bangkai kapal selam itu sendiri, tidak bisa diangkat.

Benda-benda yang berhasil diangkat antara lain piring dengan logo Nazi, aki baterai dalam bahasa Jerman, teropong, kacamata selam, pipa udara, penutup mulut, sepatu boot, kancing baju dengan logo jangkar, dan benda lainnya.

"Ya kapalnya tidak mungkin diangkat," kata Ketua Tim Peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional Bambang Budi Utomo dalam perbincangan kepada Liputan6, Rabu (20/11/2013).

Bambang Budi menjelaskan, tim kemungkinan besar hanya bisa melakukan pengambilan gambar atau film dari kondisi kapal U-Boat 168 itu. "Dibersihkan lumpur dan pasir saja sudah sangat baik," ucapnya.

Dia menuturkan, tim peneliti sebenarnya ingin melakukan lagi penyelaman kembali, namun terkendala anggaran. Anggaran untuk penelitian pada 2014 sudah masuk jadi tidak bisa dianggarkan lagi. "Jadi mungkin 2015," ucap Bambang Budi.

Bambang Budi mengatakan, dengan adanya temuan bangkai kapal selam U-Boat 168 itu membuktikan Indonesia mampu melakukan pengangkatan barang-barang dari dasar air, yang selama ini hanya bisa dilakukan investor yang punya modal besar.

Selain anggaran, Pusat Arkeologi Nasional sebagai badan baru juga terkendala SDM, dan peralatan. Untuk itu, Pusat Arkeologi Nasional menjalin kerja sama dengan instansi lain, seperti Kementerian Kelautan.

"Karena dia yang punya kapal besar dan peralatan, dan kita nebeng pelatihan-pelatihan arkeologi bawah air," terang Bambang Budi. (Mvi/Ism)


Artikel Selanjutnya
Transformasi Kapal Nelayan RI Lebih Cepat Ketimbang Jepang
Artikel Selanjutnya
Pelajaran dari Terumbu Karang Karimunjawa