by Tan

Kisah Guru Cantik `Dijemput` Malaikat Pencabut Nyawa di Parkiran

  • Internasional
  • 0
  • 04 Sep 2013 15:00

tracey-askham-130904b.jpg
Tak ada yang bisa menghindari takdir, maut bahkan bisa menjemput di mana pun dan kapan pun. Bahkan, ketika pergi ke tempat yang biasa dikunjungi setiap hari. Seperti yang dialami oleh Tracey Askham, seorang guru cantik asal Bradford, West Yorkshire, Inggris yang 'dijemput' malaikat pencabut nyawa usai berbelanja di supermarket.

Seperti dimuat Daily Mail, Rabu (4/9/2013), ketika itu Tracey tengah memasukkan barang-barang belanjaannya ke dalam mobilnya yang ada di lahan parkir milik supermarket di cabang Idle Morrisons, West Yorkshire. Namun, tiba-tiba ada sebuah mobil Suzuki Vitara yang menabrak bagian belakang Mini Cooper milik wanita 47 tahun itu.

Menurut Yorkshire Post, ibu dari 4 anak tersebut diduga mengalami serangan jantung di lokasi kejadian. Selain itu, kecelakaan itu juga membuat Tracey cedera di bagian kepala dan kaki akibat terjepit Mini Cooper miliknya.

Tracey pun segera dibawa ke rumah sakit setempat, Leeds General Infirmary. Namun, ia tak bisa bertahan lebih lama dan menghembuskan napas terakhirnya seminggu setelah kecelakaan pada 28 Agustus.

Pihak Kepollisian West Yorkshire masih menyelidiki lebih lanjut kecelakaan yang terjadi pada 21 Agustus pukul 19.00 waktu setempat itu.

Kepergian Tracey yang aktif mengajar mata pelajaran geografi dan hukum di Immanuel College, Thackley, tentu membawa duka bagi para murid dan koleganya.

Pesan Terakhir untuk Guru Cantik

Tracey nampaknya memang gemar berbagi ilmu. Ia banyak mengabdikan dirinya di dunia pengajaran. Ia pernah bekerja sukarela sebagai guru di Gambia, Afrika bagian Barat dan di Kalimantan. Bahkan ia juga terlibat dalam penggalangan dana untuk sosial.

Salah satu pihak yang begitu merasa kehilangan atas kepergiann Tracey adalah Immanuel College. Mereka pun menuliskan kesedihannya melalui situs kampus.

"Ini hal yang sungguh menyedihkan. Kami akan mengenang kepergian Tracey Askham, anggota yang begitu kami cintai dan hormati dalam keluarga Immanuel. Kami menyertakan kenangan dan doa bersama keluarga dan teman-teman Tracey," tulis pihak kampus.

Seperti diwartakan Yorkshire Post, ratusan karangan bunga dan kartu ucapan untuk mengenang Tracey bertebaran di luar Immanuel College. Tak hanya staf saja yang merasa kehilangan, siswa yang pernah diajar wanita itu juga dan mereka melakukan penghormatan terakhir lewat bunga dan tulisan-tulisan pendek.

Sebuah sketsa Tracey disertai kartu ucapan, ikut menyuarakan kesedihan kepergian guru tercinta dan ditempel pada sebuah pohon.

Berikut beberapa petikan pesan terakhir untuk Tracey dari mereka yang mencintainya:

'Bu Tracey itu wanita yang menganggumkan dan setia. Dia akan melakukan apapun untuk setiap pelajar di dunia agar sukses dan mencapai tujuan hidup mereka. Dia bersedia melakukan apapun untuk membantu orang lain. Bahkan, pergi ke Gambia untuk memberi ilmu pada anak-anak.'

'Kau adalah seorang guru yang brilian. Aku yakin, semua orang akan kehilangan dan merasa sedih. Kau menakjubkan dan menginspirasi.'

'Ibu adalah guru terbaik yang pernah ada.'

Tak hanya lewat tulisan, rasa penghormatan juga membanjiri laman Facebook Tracey. Wanita yang memiliki dua cucu itu dikenang sebagai wanita yang cantik luar-dalam.

"Kau adalah seorang wanita yang cantik baik di dalam maupun di luar," tertanda Katie Broadley.

"Aku baru saja mampir ke Immanuel untuk menaruh bunga-bunga cantik. Itu melambangkan penghargaan untuk seorang wanita cantik sepertimu," tulis Lucy-Ann Lowde.

Melihat pesan-pesan untuk Tracey tak diragukan lagi bahwa guru cantik ini begitu banyak dicintai kaena pribadinya yang sangat menawan.

"Baru saja aku melihat penghormatan yang ditujukkan untuk Tracey Askham. Semua pesan itu menggambarkan kesederhanaan... Sungguh indah. Lewat pesan itu ia mempunyai kesan yang baik bagi orang-orang yang ditinggalkannya," ungkap Jill Whitfield. (Tnt/Mut)

Credit: Tanti Yulianingsih

Like this article?

0 likes & 0 dislikes



Related Articles
Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler