BNPB Operasi Kebakaran Hutan di 8 Provinsi

  • Peristiwa
  • 0
  • 29 Jun 2013 23:33
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi kebakaran lahan dan hutan secara besar-besaran di 8 provinsi. Operasi itu menerapkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dan water booming atau bom air.

"Selain Provinsi Riau, wilayah operasi BNPB dalam menanggulangi bencana kabut asap di Pulau Sumatera juga meliputi Provinsi Jambi, Sumatera Selatan, Lampung." kata juru bicara BNPB Agus Wibowo, di Posko Satgas Penanggulangan Bencana Asap Provinsi Riau, Pekanbaru, Sabtu (29/6/2013).

Kemudian, menurut dia, upaya operasi penanggulangan bencana kabut asap juga akan dilaksanakan di empat provinsi di Pulau Kalimantan, seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah serta Kalimantan Timur. Dengan adanya operasi kebakaran lahan secara besar-besaran ini, BNPB juga telah merencanakan menambah armada pesawat dan Rusia jenis Fix Wing Beriey BE-200.

"Pesawat Rusia ini merupakan pesawat khusus untuk melakukan operasi penyiraman air seperti helikopter water booming. Namun kapasitasnya jauh lebih besar, yakni mencapai 4.000 liter air," ujarnya.

BNPB juga berencana menambah 2 helikopter jenis Bolcow untuk membantu memadamkan kebakaran lahan di berbagai wilayah provinsi tersebut. "Dalam satu pekan ke depan dua helikopter Bolcow itu akan tiba di Pekanbaru. Helikopter ini sementara juga akan membantu memadamkan api dengan menggunakan bom air," ungkap Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Dody Ruswandi.

Menurut Dody, helikopter Bolcow merupakan helikopter berbadan besar yang mampu mengangkut bom air berkapasitas maksimum 5.000 liter.

Sebelumnya, BNPB sebagai koordinator dalam penanggulangan bencana kabut asap dan kebakaran lahan di Riau, telah menyiapkan 2 helikopter untuk melakukan bom air yang berkapasitas angkut 500 liter. Kemudian ditambah dengan 2 helikopter milik SAR TNI Angkatan Udara serta empat helikopter bantuan dari perusahaan seperti Sinas Mas dan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Total helikopter yang membantu upaya memadamkan titik-titik kebakaran lahan di Riau sampai saat ini ada sekitar 8 unit dan rata-rata bertugas melakukan pemadaman dengan bom air. (Ant/Mut)

Credit: Raden Trimutia Hatta


Related Articles
Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler