2 Bacaleg Berkelahi 1 Tewas, PAN: Bukan Karena Pencalegan

By Riski Adam

on May 23, 2013 at 13:11 WIB

Dua bakal calon anggota legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) berkelahi. Mereka adalah Wakil Sekretaris DPD PAN Kabupaten Muna, Amiluddin Kunsi (35), dan Sekretaris DPD PAN Muna, Ilhas Muhammad.

Amiluddin meregang nyawa dalam perkelahian yang terjadi di depan Kantor DPD PAN Muna, Jalan Sangke Palangga, Raha, Sulawesi Tenggara, pada Rabu (22/5/2013).

Sekretaris Jenderal DPP PAN, Taufik Kurniawan, menegaskan pihaknya tengah menyelidiki kasus perkelahian tersebut. Lantaran, hingga saat ini informasi mengenai asal muasal perkelahian itu masih simpang-siur.

"Kami masih kroscek, sampai saat ini belum nyambung, infonya masih simpang siur," kata Taufik di Jakarta, Kamis (23/5/2013).

Lebih lanjut, Taufik yang juga merupakan Wakil Ketua DPR RI ini berharap keributan hingga menewaskan salah satu kader PAN itu bukan karena masalah perebutan nomor urut atau masalah pencalegan. Lantaran, menurutnya penempatan seorang caleg dalam mendapatkan nomor urut bukan masalah yang krusial. Lantaran, pemilu saat ini ditentukan melalui suara terbanyak dan bukan pada nomor urut atas.

"Kami berharap bagaimana pun ini bukan karena pencalegan, ini merupakan pesta demokrasi, kita berharap menjaga kekeluargaaan. Masalah urutan nomor tak terlalu menjadi problem, ada nomor topi dan nomor sepatu. InsyaAllah ini tak terjadi akibat perkelahian karena pencalegan," tegasnya.

Namun, bila hal itu terbukti menjadi sumber pertengkaran dan dirasa telah melanggar kode etik, maka DPP PAN akan menyerahkan masalah tersebut kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan masalah tersebut lantaran terkait masalah pidana.

"Kalau nanti dirasa pelanggaran kode etik dan pelanggaran pidana kami serahkan ke pihak yang berwajib," ujar Taufik. (Ary/*)

Credit Ary

Suka artikel ini?
Riski Adam
Riski Adam

  Full bio »

0 Comments