Misteri `Istri` Pustun dan Jawa Sarkia di Rekaman Fathanah-Luthi

  • Peristiwa
  • 0
  • 18 Mei 2013 10:38

pustun-130518b.jpg
Apa yang terungkap dalam sidang perkara suap impor daging dengan terdakwa Arya Abdi Effendy dan Juard Effendi yang digelar Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (17/5) mencengangkan semua pihak.

Betapa tidak, jaksa mengeluarkan bukti hasil sadapan percakapan antara mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq dan koleganya, Ahmad Fathanah. Banyak istilah "asing" yang dipakai keduanya.

Pembicaraan mulai dari percakapan biasa hingga membicarakan kuota impor daging sapi. Pembicaraan ini dilakukan keduanya pada 9 Januari 2013. Luthfi Hasan diketahui menggunakan ponsel bernomor +62816940797 dan Fathanah menggunakan nomor +628118003535.

Sebagian percakapan keduanya diketahui menggunakan bahasa Arab. Perbincangan dengan bahasa Arab ini diminta oleh Fathanah.

Berikut percakapannya:

3535: Ke Ibu EL kapan kita bakten?
0797: Nah..ana kan kasih jadwal, mudah-mudahan besok pagi atau..
3535: Besok pagi. Ismak ismak e kalam la arab ya ana. (dengar-dengar, saya pakai bahasa Arab ya)
0797: He eh

Fathanah pun diketahui sempat membicarakan mengenai istri-istri Luthfi Hasan.

0797 Assalamualaikum
3535 Waalaikum salam ya ayuhal rais
0797 Ayyuha sakhfarat
3535 Khoir alhamdulillah.. afwan pertama istri-istri antum sudah menunggu semua ini
0797 Hah?
3535 Istri-istri antum sudah menunggu semua
0797: Waduh
3535: Hahaha (tertawa)
0797: Yang mana aja
3535: Ada semuanya
0797: Yang pustun pustun apa jawa sarkia?
3535: Pustun
0797: Hehehe (tertawa)
3535: He he he.. kapan an?

Belum diketahui maksud Pustun dan Jawa sarkia itu. Namun, pustun itu biasanya adalah sebutan bagi etnis Pakistan, Iran, dan Uzbekistan.

Satu lagi istilahnya adalah Jawa sarkia. Jawa maksudnya adalah suku Jawa. Sedangkan sarkia maksudnya adalah timur.

Jadi apakah maksud Fathanah menanyakan istri Luthfi yang berasal dari Pakistan atau Jawa Timur? (Ary/*)

Credit: Ary

Like this article?

0 likes & 0 dislikes


Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler