Lubang di Jalanan Bandung

  • Citizen6
  • 0
  • 14 Mei 2013 01:25

sgtc-im-telkom-kel14-130513c.jpg
Citizen6, Bandung: Siang (13/05/2013) keadaan jalanan di Dayeuh Kolot, Bandung Selatan dipadati dengan pengendara motor. Tapi ada yang janggal dari pemandangan tersebut, banyak pengendara motor yang tiba – tiba memperlambat laju kendaraannya, begitu juga dengan pengendara motor  yang lain. Pengendara motor melakukan hal itu karena jalanan yang ada di depanya terdapat lubang. 

Lubang tersebut cukup besar sehingga membuat pengendara motor cukup berhati – hati saat melewati jalanan tersebut. Menurut pendapat warga sekitar, jalanan tersebut telah menimbulkan banyak bencana bagi pengendara motor. Tidak hanya pengendara motor yang mendapat bencana dari jalanan yang berlubang tersebut, warga sekitar pun juga dirugikan dengan adanya lubang besar tersebut. Menurut warga, ada kurang lebih 6 pengendara motor yang mengalami kecelakaan per harinya saat melewati jalanan berlubang tersebut.

Warga pun telah berusaha menutupi lubang – lubang tersebut dengan peralatan dan bahan – bahan seadanya. Tapi karena hujan yang terus mengguyur dan banyaknya kendaraan besar yang melewati jalanan tersebut sehingga lubang – lubang yang telah warga tutup terbuka kembali dan menimbulkan lubang yang sama dengan lubang sebelumnya. Warga sangat berharap pada pemerintah untuk lebih memperhatikan keadaan jalanan yang ada di Bandung, khususnya Bandung Selatan yang memiliki kondisi jalanan yang parah dengan adanya lubang – lubang tersebut.(Bella Anugrah Lestari / Yolan Meidifa Ekasari/Zahrotul Oktaviani/ABI) (Kelompok 14 SGTC Institut Manajemen Telkom)

Bella Anugrah Lestari, Yolan Meidifa Ekasari, Zahrotul Oktaviani, Abi dari Kelompok 14 SGTC Institut Manajemen Telkom Bandung adalah pewarta warga.

Anda juga bisa mengirimkan artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas atau opini anda tentang politik, kesehatan, keuangan, wisata, social media dan lainnya ke citizen6@liputan6.com


Like this article?

0 likes & 0 dislikes


Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler