3 Wanita Korban Ariel `Maniak Seks` Belum Mau Bicara

  • Internasional
  • 0
  • 13 Mei 2013 08:11

Diculik, disekap, dikurung, diikat, dirantai, diperkosa, dan dijadikan budak seks selama 10 tahun. Itu yang dialami 3 wanita yang menjadi korban Ariel Castro (52), pria maniak seks.

Kini Gina DeJesus (23), Amanda Berry (27), dan Michelle Knight (32) sudah bisa hidup tenang kembali bersama keluarga masing-masing. Sementara Ariel kini mendekam di penjara dan menjalani proses hukum. Saudara Ariel, Onil Castro dan Pedro Castro, juga ditahan karena diduga terlibat dalam penyekapan.

Meski demikian, ketiga wanita yang menjadi korban itu belum mau berbicara soal kekejaman yang dialami saat disekap. Mereka baru mau menceritakan semuanya setelah proses hukum Ariel selesai.

"Investigasi kasus ini sedang ditunda sementara. Jadi tidak etis Nona Gina, Amanda, dan Michelle menceritakannya ke publik, sekarang," ungkap pengacara ketiga korban, Jim Wooley, seperti dimuat News.com.au, Senin (13/5/2013).

Gina mengaku kehidupannya saat ini sangat bahagia. "Aku sangat bahagia sekarang kembali tinggal di rumahku. Terima kasih semua atas doanya. Aku hanya ingin bersama keluarga," ungkapnya.

Senada dengan Gina, Amanda menyatakan belum mau bercerita dan ingin tinggal tenang bersama keluarga. Sementara Michelle mengaku dirinya dalam keadaan sehat, bahagia, aman dan tinggal bersama keluarga dan sahabat.

"Aku kini mendapat banyak perhatian dari keluarga dan sahabat," jelas Michelle.

Meski selalu ditanya untuk menceritakan kisahnya saat disekap, Gina, Amanda, dan Michelle tetap bungkam. Mereka berjanji akan mengungkapkannya setelah sidang selesai.

Sementara, Onil dan Pedro menyatakan tidak tahu dengan apa yang dilakukan saudaranya, Ariel. Jika memang mengetahui penyekapan dan perbudakan di rumah Ariel, di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat, mereka akan melaporkannya.

"Jika aku tahu ia melakukan ini, aku tidak akan mau membantunya. Aku akan melaporkan ke polisi. Tak peduli siapa dia. Saudara atau bukan saudara," kata Pedro. (Riz/*)

 

Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler