Pendataan Ulang PNS di Sumut Berjalan Lambat

  • Daerah
  • 0
  • 11 Jul 2003 05:04
Liputan6.com, Medan: Pendataan ulang sebanyak 12 ribu pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, hingga Kamis (10/7), baru selesai 20 persen. Ini lantaran sebagian besar PNS mengaku bingung saat mengisi formulir. Kendala lain adalah, PNS yang pernah bekerja di tingkat kantor wilayah yang telah dibubarkan, ternyata belum terdaftar sebagai pegawai di lingkungan Pemrov, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota. Padahal, sosialisasi pendataan ulang yang berlangsung sejak 1 Juli 2003 sudah dilakukan melalui unit kerja dinas dan kantor sekretariat pemerintahan setempat.

Dari pemantauan SCTV, para PNS mengaku bingung dan ragu-ragu saat mengisi pertanyaan dalam formulir pendataan. Agar tak salah, akhirnya mereka memilih mengfoto kopi formulir asli untuk latihan. Dan, mengisi kembali angket asli jika jawaban dirasa sudah tepat. Sementara bagi PNS yang belum terdaftar, terlebih dahulu harus mengisi formulir tertentu yang disediakan Pemrov Sumut.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemrov Sumut Mangasing Mungkur membenarkan lambatnya pengembalian formulir pendataan karena kedua hal tersebut. Menurut Mangasing, masalah status PNS-lah yang paling membuat ia pening. Sebab, jumlah pegawai yang belum mendaftarkan diri masih terbilang banyak. Kendati begitu, Mangasing optimistis pendataan ulang PNS akan tuntas akhir Juli, sesuai jadwal Badan Kepegawaian Nasional.

Ketidaktahuan dalam pengisian formulir juga dialami PNS di wilayah Jakarta. Bahkan, di lingkungan Departemen Dalam Negeri sendiri. Sebagian PNS malah memandang sinis proses pendataan ulang tersebut. Mereka menilai kegiatan ini tak berbeda dengan penelitian khusus (screening) yang kerap dilakukan pada zaman Orde Baru [baca: Pegawai Depdagri Mulai Didaftar Ulang]. Tetapi, ada juga PNS yang berpandangan positif. Bagi PNS yang pro, pendaftaran ulang ini cukup bagus karena dapat membantu mereka mengetahui besaran gaji secara rinci. Selain itu, program ini juga menolong mereka mengingat kembali pelatihan-pelatihan yang sudah pernah diikuti.(KEN/Chaerul Dharma)
Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler