Dievakuasi, Suporter 'Rusuh' PSIS Tak Ada Yang Ditahan

  • Peristiwa
  • 0
  • 06 Mei 2013 14:31

gerobogan-evac130506b.jpg
Lebih dari 500 supporter PSIS Semarang yang tertahan selama 15 jam di Desa Godong, Grobogan, Jawa Tengah, telah dievakuasi. Mereka telah dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

"Lebih dari 500 orang sudah dievakuasi ke Semarang sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka dipulangkan ke rumah masing-masing dibantu oleh TNI dan Polri. Saat ini situasi kondusif," kata Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djihartono saat dihubungi Liputan6.com, Senin (6/5/2013).

Djihartono menyatakan, mereka yang dipulangkan maupun warga sekitar desa tersebut tidak ada yang dilakukan penahanan ataupun diperiksa sebagai saksi. "Tidak ada yang diperiksa sebagai saksi ataupun ditahan. Juga tidak ada penggunaan alat tajam, hanya batu," lanjutnya.

Pria berpangkat melati 3 ini menerangkan, tidak ada korban jiwa dari peristiwa yang dipicu dari pengerusakan tempat usaha milik warga setempat oleh para supporter. "Tidak ada korban jiwa seperti yang diberitakan media. Memang ada 1 orang meninggal tapi itu kecelakaan lalu lintas, bukan dari peristiwa itu," jelasnya.

Insiden ini bermula saat para pendukung PSIS Semarang hendak pulang usai menyaksikan pertandingan Divisi Utama tim kesayangannya melawan tuan rumah Persipur Purwodadi hari Minggu (5/5/2013) sore. Skor akhir pertandingan yang digelar di Stadion Krida Bakti Purwodadi itu 0-0.

Ketika suporter PSIS hendak pulang ke Semarang, mereka menjarah sebuah mini market di Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Warga marah melihat tingkah mereka. Lima sepeda motor milik fans PSIS dibakar warga. Polisi membantah ada korban tewas dalam peristiwa ini.

"Tidak ada korban jiwa. Hanya ada beberapa luka-luka, dua orang dirawat," kata Kapolres Grobogan, AKBP Langgeng Purnomo dalam perbincangan dengan Liputan6.com. (Mut)

Like this article?

0 likes & 0 dislikes


Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler