Jumlah Oplah Cetak Soal UN Sama, Harga Tawar PT GIP Tertinggi

on

Ujian Nasional (UN) 2013 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini UN tidak dilakukan serentak karena ada 11 provinsi yang belum menerima naskah ujian sehingga harus ditunda. Penundaan terjadi lantaran PT Ghalia Indonesia Printing (GIP) terlambat mengepak dan mendistribusikan naskah ujian.

Untuk memenuhi naskah ujian yang akan dipakai seluruh murid di Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan proyek pencetakan naskah tersebut kepada 6 perusahaan percetakan. Mereka adalah PT Balebat Dedikasi Prima, PT Pura Barutama, PT Ghalia Indonesia Printing, PT Jasuindo Tiga Perkasa, PT Karsa Wira Utama, dan PT Temprina Media Grafika.

Menurut Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ibnu Hamad, keenam percetakan tersebut memiliki total oplah yang harus dicetak dengan jumlah yang hampir sama. "Oplahnya hampir sama semua," ucapnya saat ditemui Liputan6.com di Jakarta, Rabu (17/4/2013).

Namun, berdasarkan data yang diterima Liputan6.com, dari segi penawaran harga untuk pengerjaan proyek, PT GIP merupakan perusahaan yang paling tinggi harganya, yakni Rp 22.489.952.830. Bahkan, harga penawaran PT GIP hampir 2 kali lipat dari harga penawaran yang diajukan PT Balebat Dedikasi Prima, yakni Rp 12.951.707.377.

Berikut total oplah dan harga penawaran dari 6 perusahaan pencetakan naskah UN:

1. PT Balebat Dedikasi Prima
-Mengurus 4 provinsi: Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Banten

- Total Oplah: 91.280.560

- Harga Penawaran: Rp 12.951.707.377

2. PT Pura Barutama
- Mengurus 4 provinsi: Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jambi, Bengkulu

- Total oplah: 96.889.120

- Harga Penawaran: Rp 14.562.448.000

3. PT Ghalia Indonesia Printing
- Mengurus 11 provinsi: Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barata, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, NTB, NTT, dan Gorontalo.

- Total oplah: 106.575.200

- Harga Penawaran: Rp 22.489.952.830

4. PT Jasuindo Tiga Perkasa
- Mengurus 5 provinsi: Jawa Timur, Maluku, Papua, Maluku Utara, Papua Barat

- Total Oplah: 102.258.720

- Harga penawaran: Rp 13.726.112.268

5. PT Karsa Wira Utama
- Mengurus 3 provinsi: Jawa Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau

- Total oplah: 103.943.600

- Harga penawaran: Rp 16.370.616.240

6. PT Temprina Media Grafika
- Mengurus 6 provinsi: Jakarta, Aceh, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah

- Total oplah: 90.077.760

- Harga penawaran: Rp14.784.516.032 (Mut)
Suka artikel ini?
Silvanus Alvin
Silvanus Alvin

  Full bio »

0 Comments