VIDEO: Guru Juli Eko Sulap Matematika Jadi Menarik

  • Peristiwa
  • 0
  • 07 Apr 2013 12:42

sosok-matematika130407b.jpg
Ada suasana yang berbeda di SMP Negeri 19 Purworejo, Jawa Tengah. Sebuah kelas dihiasi balon, dan suara musik, dan topi hias di kepala membuat sejumlah murid-murid berjoget.

Kegiatan ini berlangsung bukanlah pesta ulang tahun melainkan suasana kelas matematika. Cara belajar mengajar kreatif ini adalah gagasan guru Juli Eko Sarwono.

"Pakai contoh-contoh barang supaya mudah memahaminya. Pakai contoh barang yang kongret anak lebih mudah menerima dan paham," ujar Juli di Purworejo dalam tayangan Liputan 6 SCTV, Minggu (7/4/2013).

Ia menuturkan sejak metode belajar mengajar ini diperkenalkan banyak siswa menikmati kelas matematika. Nilai rata-rata matematika para siswa meningkat pesat. Siswa mendapat nilai 100 adalah hal biasa.

Eko menambahkan 10 tahun lalu dirinya menyadari cara mengajar konvensional umumnya tidak efektif. Akhirnya datanglah ide untuk menggunakan alat-alat peraga sederhana. Misalnya, menggunakan roda sepeda motor untuk memperkenalkan rumus-rumus lingkaran.

"Pak eko cara mengajarkannya berbeda, kalau guru lain hanya mengajarkan teori saja. Sedangkan Pak Eko ada contoh dan juga menyenangkan," ujar siswi Wafirotul Laila.

Cara mengajar ala Juli Eko itu dianggap berhasil. Alhasil,  sebuah laboratorium matematika didirikan di SMPN tempatnya mengajar. Buah pikiran guru matematika itu diadopsi banyak sekolah lain dari berbagai daerah.

"Bagi guru lain, cara mengajar Pak Eko membuat wawasan kami juga terbuka. Pembelajaran itu tiodak selamanya diadakan di kelas. Tapi anak-anak bisa diajak keluar," kata Kepala SDN Deyangan Siti Wasiyatun.

Juli Eko telah dinobatkan jadi guru favorit se-Kabupaten Purworejo. Ia sering diundang jadi  pembicara dalam berbagai seminar pendidikan di dalam maupun di luar negeri. Terlepas dari prestasinya di bidang pengajaran itu, Juli Eko hidup sederhana.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Juli Eko tidak hanya mengajar. Dia juga seorang tukang bakso keliling. Ia mendorong gerobak bakso dari satu kampung ke kampung lain hingga malam hari. Keluarga pun bangga dengan sikap hidup guru teladan itu yang berupaya mendapat penghasilan dengan cara halal.(Adi)
Terpopuler