KKP Gelar Raker Pendidikan Kelautan dan Perikanan

  • Citizen6
  • 0
  • 25 Mar 2013 16:29

250311a-kkp.jpg
Citizen6, MALUKU - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPSDM KP), menggelar Rapat Kerja (Raker) Bidang Pendidikan Kelautan dan Perikanan, 19-22 Maret 2013, di Ambon, Maluku.
 
Kegiatan dengan tema “Penciptaan SDM KP kompeten untuk mendukung Pembangunan KP berbasis Industrialisasi dengan pendekatan Ekonomi Biru” ini memiliki sasaran terwujudnya pemahaman yang sama dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan kelautan dan perikanan.

Output yang diharapkan adalah tersedianya data dan informasi rencana pencapaian target kinerja tahun 2013; tahapan pelaksanaan kegiatan dan anggaran tahun 2013; serta data dan informasi rencana pelaksanaan kegiatan dan anggaran tahun 2014.

Raker Pendidikan KP dibuka oleh Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan (Pusdik KP), Nyoman Suyasa, Selasa (19/3). Bertindak sebagai narasumber, selain dari BPSDM KP juga dari Biro Perencanaan KKP dan Dinas KP Provinsi Maluku. Para peserta terdiri dari para pejabat Eselon III dan IV serta Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Pusdik KP.

Pada kegiatan ini diselenggarakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pusdik KP dengan Program Pascasarjana Universitas Pattimura (Unpatti) tentang Pengembangan Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Kelautan dan Perikanan.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Pusdik KP dan Direktur Pascasarjana Unpatti, J. Leiwakabessy, Rabu (20/3), yang disaksikan Kepala BPSDM KP, Suseno. Ruang lingkup Perjanjian Kerja Sama ini meliputi peningkatan kapasitas SDM dan kelembagaan pendidikan; pengembangan penyelenggaraan program studi di bidang kelautan dan perikanan pada Program Pascasarjana Unpatti; serta pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat.

Disampaikan pada kegiatan ini, perekrutan peserta didik pada lembaga-lembaga pendidikan KKP menggunakan persentase 40% bagi anak pelaku utama KP (nelayan, pembudidaya dan pengolah ikan, serta petambak garam), 40% bagi masyarakat umum, dan 20% berupa kerja sama dengan instansi terkait. 

Suseno juga menyampaikan, target pengembangan SDM KP dalam mendukung pembangunan KP ke depan adalah meningkatkan peran SDM KP yang kompeten dalam mendukung pembangunan sektor KP yang masih terbuka untuk tumbuh lebih tinggi di masa mendatang; menumbuhkan kepercayaan pihak perbankan atas peran sektor KP sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi nasional; menciptakan lapangan kerja yang terampil di sektor KP; meningkatkan sinergi dan harmonisasi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah; mendukung pelaksanaan quick win kegiatan lintas sektor (MP3KI di 8 kabupaten/kota). (Efrimal Bahri/ KW)

*Efrimal Bahri adalah pewarta warga

Anda juga bisa mengirimkan artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas atau opini anda tentang politik, kesehatan, keuangan, wisata, social media dan lainnya ke citizen6@liputan6.com

Like this article?

0 likes & 0 dislikes


Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler