Bank-Toko Buka Lagi Pascapembakaran Mapolres OKU

on Mar 08, 2013 at 11:41 WIB

Kondisi di Kota Baturaja, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, mulai normal kembali setelah terjadi pembakaran Mapolres OKU pada Kamis 7 Maret kemarin. Warga memulai aktivitasnya seperti biasa.

"Hari ini, aktivitas warga mulai normal. Begitu pula kegiatan perbankan dan semua pertokoan sudah mulai buka kembali," ujar dosen Universitas Baturaja Dora Fatma Nurshanti di Palembang, Jumat (8/3/2013).

Sebelumnya, ucap Dora, banyak warga takut keluar rumah. Begitu pula bank menghentikan pelayanan nasabah serta pemilik pertokoan menutup kegiatan bisnisnya. Kini warga berani melakukan berbagai aktivitas setelah melihat perkembangan kondisi keamanan tidak semakin buruk pascapenyerangan dan pembakaran Mapolres OKU oleh sekelompok oknum Batalion Artileri Medan (Armed) 15/Kodam II Sriwijaya.

Pembakaran Mapolres OKU, tutur Dora, sepertinya dapat diredam dan tidak semakin memanas seperti isu yang berkembang di tengah masyarakat. Dengan begitu masyarakat yakin bisa melakukan berbagai aktivitas dengan aman seperti sediakala.

Sementara Septi, warga Kota Baturaja, berharap masalah yang terjadi di antara anggota Polres OKU dan anggota TNI Batalion Armed 15/Kodam II Sriwijaya benar-benar tuntas. Jika tidak, dikhawatirkan masih terdapat dendam.

"Sewaktu-waktu bisa memicu terjadinya peristiwa yang tidak hanya menimbulkan korban dari kedua belah pihak, tetapi juga bisa merugikan masyarakat serta mengancam keselamatan jiwa warga sipil," ujar Septi.

Melalui langkah-langkah yang dilakukan pimpinan Polri dan TNI dalam kasus pembakaran Polres OKU, lanjut dia, diharapkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang selama ini sangat kondusif bisa segera pulih kembali.

Dia berharap, tahanan yang sempat melarikan diri ketika terjadi pembakaran di Mapolres OKU, bisa segera ditangkap. "Sebab masyarakat khawatir tindak kejahatan bisa meningkat, dan polisi dapat segera melaksanakan tugasnya seperti biasanya," ucap Septi.(Ant/Ais)
Suka artikel ini?

0 Comments