Cegah Kriminal, Kapolda Sebar Intelijen di Jakarta

  • Peristiwa
  • 0
  • 27 Feb 2013 09:41

ciracas-kriminal-130226b.jpg
Wilayah Jakarta Timur menjadi perhatian karena dalam waktu singkat terjadi kasus-kasus kriminal yang meresahkan publik. Kasus-kasus yang menjadi sorotan yakni perkosaan inses ayah kepada anak kandung, kasus sodomi polisi kepada bocah 6 tahun, serta terakhir kasus pembunuhan ibu kandung kepada anaknya karena kemaluan kecil.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno pun pagi ini memberikan pengarahan di Markas Polres Jakarta Timur. Dalam arahannya, Putut EKo mengatakan akan melakukan berbagai upaya pencegahan untuk mengurangi kasus kriminal dan peredaran senjata api di Jakarta Timur.

"Ada tindakan preventif dengan mengoptimalkan fungsi intelijen dan Binmas (Pembina Masyarakat)," kata Putut Eko Bayuseno di Mapolres Jakarta Timur, Rabu (27/2/2013). Menurut Putut, antisipasi lainnya dengan terus melakukan patroli oleh petugas berseragam di lapangan.

"Sebanyak mungkin patroli dinas," kata dia. Putut juga berharap ada partisipasi aktif dari masyarakat. Terutama untuk mengawasi penghuni baru di kos-kosan dan kontrakan.

Menanggapi kasus-kasus kriminal di Jakarta Timur, Kapolresta Jakarta Timur, Komisaris Besar Polisi Mulyadi Kaharni mengatakan tingkat kriminalitas yang belakangan relatif meningkat di Jakarta Timur karena banyak faktor. Namun faktor utama penyebabnya karena adanya kesempatan.

"Karena pelaku kejahatan biasanya melakukan di tempat-tempat sepi, banyak kesempatan atau rawan," kata Mulyadi kepada Liputan6.com, Selasa (26/2/2013).

Faktor lain, kata Mulyadi, karena tingkat kesadaran masyarakat terhadap keamanan masih kurang. Misalnya, masyarakat masih kurang memperhatikan dan menjaga barang miliknya. Sehingga memancing pelaku kejahatan untuk melakukan kejahatan. (Ism)

Credit: Ism

Like this article?

0 likes & 0 dislikes


Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler