Dahsyat! Pria Serbia Tinggal di Liang Kubur Selama 15 Tahun

  • Internasional
  • 0
  • 15 Feb 2013 07:06
Bratislav Stojanovic tak punya pilihan. Daripada terus menggelandang di jalanan, pria 43 tahun asal Serbia itu terpaksa tinggal di sebuah makam kuno.

Ia benar-benar tinggal di dalam makam, di liangnya, berbagi tempat dengan abu jenazah sebuah keluarga yang meninggal dunia lebih dari 100 tahun lalu di Kota Nis, Serbia.

Dengan sedikit modifikasi dan penyesuaian, Bratislav mengaku nyaman-nyaman saja tinggal di sana. Rasanya seperti punya rumah sungguhan. "Kering dan nyaman. Aku punya lampu dan barang-barang pribadi," kata dia, seperti dimuat Croatian Times (14/2/2013).

Lubang makam memang tempat ekstrem untuk dijadikan tempat tinggal, namun Bratislav sama sekali tak keberatan. "Ini memang bukan istana, tapi lebih nyaman daripada hidup di jalanan,"kata dia.
 
Dulu, Bratislav punya rumah. Namun tempat tinggalnya melayang untuk membayar utang. Selama berkeliaran di jalanan berbulan-bulan, tanpa sepeser uang pun, ia memutuskan untuk tinggal di makam yang kebetulan dia temukan.

Ia juga tak harus khawatir soal makan. "Orang-orang sangat baik padaku, mereka terkadang datang memberiku makanan juga pakaian," kata dia.

Meski terkadang Bratislav harus mengais makanan dari tempat sampah. "Tapi banyak makanan  bergizi di sana. Sungguh menakjubkan banyak barang berharga yang dibuang orang ke tempat sampah."

Dikelilingi kuburan kuno, sendirian di kegelapan malam, Bratislav tak merasa takut, apalagi dicekam horor. "Bagiku sama sekali tak menakutkan tidur di dalam kuburan. Yang mati tetap mati. Aku lebih khawatir jika kelaparan," kata dia. "Kalaupun aku mati mendadak di malam hari, setidaknya aku berada di tempat yang tepat," tambah dia, menyunggingkan senyum.

Sementara, dinas pemakaman mengaku Bratislav yang adalah penghuni liar bisa tinggal selama dia tidak mengganggu pengunjung makam.

"Keluarga pemilik makam itu saat ini entah di mana. Jadi secara teknis, makam tersebut tak ada pemiliknya. Jika dia berperilaku baik, tak ada alasan untuk mengusirnya," kata juru bicara pemakaman.(Ein)

Credit: Ein

Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler