Jubir Bakrie: Presiden, Kami Tak Akan Ingkar Soal Lapindo

  • Politik
  • 0
  • 14 Feb 2013 17:01

lumpur-lapindo130214c.jpg
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiba-tiba berbicara soal Lapindo saat membuka sidang kabinet paripurna tentang evaluasi rencana pembangunan jangka menengah nasional 2010-2015. Dalam pernyataannya, SBY meminta perusahaan yang dimiliki keluarga Bakrie itu menepati janji untuk menyelesaikan kewajibannya sebesar Rp 800 miliar.

Bagaimana tanggapan pihak Lapindo atas pernyataan SBY? Juru bicara keluarga Bakrie yang juga orang dekat Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Lalu Mara Satria Wangsa, mengucapkan terima kasih atas perhatian SBY terhadap Lapindo.

Lalu Mara mengingatkan, SBY sudah mengetahui tentang Lapindo, termasuk keputusan Mahkamah Agung yang mengatakan perusahaan tidak bersalah dan sudah berkekuatan hukum tetap.

"Meski sudah ada keputusan MA, kami tetap berkomitmen menyelesaikan sisa pembayaran atas pembelian asset masyarakat yang masuk pada peta terdampak," kata Lalu Mara dalam perbincangan dengan Liputan6.com di Jakarta, Kamis (14/2/2013).

Lalu Mara mengakui memang masih ada kekurangan dan masih ada yang belum terealisasi. "Tapi tak akan mengingkari. Kami juga manusia yang memiliki keterbatasan, tak sempurna. Sekali lagi, kami tak akan ingkar atas apa yang telah kami sepakati," jelas Lalu Mara.  

Lalu Mara menambahkan, waktu yang disepakati sejak awal ternyata mundur dan tidak tepat waktunya. "Itulah faktanya karena kami juga manusia biasa yang tak luput dari kekurangan," kata pria yang juga Wakil Sekjen Partai Golkar ini.

Satu hal yang diingatkan Lalu Mara, apa yang sudah dilakukan oleh perusahaan selama sebaiknya mendapat apresiasi. "Jangan melihat kurangnya saja. Kami sudah menggelontorkan dana sebesar Rp 8 triliun lebih untuk ini semua," jelas Lalu Mara.

Sebelumnya, SBY dalam pembukaan Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, meminta agar Lapindo segera melakukan ganti rugi bencana lumpur di Sidoarjo.

"Saya juga mendapatkan laporan Lapindo belum menyelesaikan kewajibannya, Rp 800 miliar belum diselesaikan. Sampaikan kepada Lapindo, kalau janji ditepati. Kalau main-main dengan rakyat, dosanya dunia akhirat. Sampaikan! Mari kita bertanggung jawab apa yang kita lakukan di tanah air ini demi rakyat kita, demi masa depan kita," ucap SBY. (Ism)

Credit: Ism

Like this article?

0 likes & 0 dislikes


Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler