by

Disebut KKN Teman Satu Angkatan Akpol, Ini Kata Timur Pradopo

  • Peristiwa
  • 0
  • 13 Feb 2013 13:01
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra Desmon J Mahesa mengkritik Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo yang dinilai pilih kasih alias KKN karena banyak memilih teman-teman satu angkatan di Akademi Kepolisian tahun 1978 sebagai petinggi Polri. Desmon menilai Timur gagal menggandeng mitra kerja.

"Teman seangkatan dikasih jabatan dan fasilitas yang lebih baik," kata Desmon dalam rapat kerja di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2/2013).

Desmon melihat, Timur Pradopo lebih memilih teman-teman satu angkatannya di Akademi Kepolisian untuk menduduki posisi-posisi penting di kepolisian. Hal itu dinilai merugikan. "Mungkin itu baik untuk karir, tapi itu tidak baik," kata politisi yang juga pengacara ini.

Desmon pun menilai Timur gagal sebagai Kapolri karena menempatkan rekan-rekan satu angkatannya sebagai mitra kerja.

Menanggapi kritik Desmon, Timur mengungkapkan bahwa pemberian posisi jabatan teras itu semua berdasarkan pertimbangan kompetensi. Bila dirinya dinilai menempatkan teman-teman satu angkatan di posisi penting, itu dinilai satu kebetulan.

"Bukan saya memilih teman seangkatan, tapi ini hanya masalah kompetensi. Tidak ada perbedaan, semuanya sama, mungkin hanya kebetulan," jelas mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Timur juga membantah ada pemberian fasilitas-fasilitas khusus bagi pejabat-pejabat kepolisian itu. Karena bagi Timur, fasilitas jabatan itu sudah memiliki aturan sendiri. Tidak ada perbedaan. Maka itu, Timur menolak disebut gagal memimpin kepolisian karena kritikan itu.

"Jika dikatakan gagal, Polri sampai hari ini terus berbenah. Sebagai institusi penegak hukum, banyak yang sudah dituntaskan oleh Polri. Jika hanya masalah di jajaran, itu bukan sebagai penanda," kata Timur. (Ism) (Ism)
Comments
Sign in to post a comment