Ini 5 Hutan Paling Angker dan Mengerikan di Dunia

  • Internasional
  • 0
  • 22 Jan 2013 13:38
Hutan tak hanya sekedar kawasan yang ditumbuhi pepohonan lebat. Yang menjadi pelindung mata air yang penting bagi kehidupan manusia.

Ada banyak kisah tentang hutan, yang indah, yang dirusak dan dihancurkan demi kepentingan sesaat manusia. Juga ada sejumlah hutan yang menyimpan cerita mengerikan.

Berikut 5 hutan paling angker dan mengerikan di dunia yang dimuat BBC, Selasa (22/1/2013):

1. Jeritan Arwah di Hutan Aokigahara

Dikenal dengan sebutan "Lautan Pohon", hutan lebat seluas 32 kilometer di barat laut kaki Gunung Fuji, Jepang adalah salah satu tempat paling mengerikan di dunia.

Namanya,  Aokigahara. Rumor menyebut, ia memiliki cadangan besi di bawah tanahnya, yang mengganggu kerja kompas, menyesatkan para pejalan kaki yang menembus belantara.

Yang paling menyedihkan, hutan ini menjadi lokasi bunuh diri, lebih dari 500 kasus yang dilaporkan sejak tahun 1950-an. Penduduk setempat mengklaim kerap mendengar jeritan arwah di tengah malam.

Tingginya angka bunuh diri memicu pemerintah memasang papan imbauan larangan bunuh diri. Sejak tahun 1970, dibentuk tim yang terdiri dari polisi, relawan, dan jurnalis yang bertugas menyusur hutan mencari mayat-mayat.

Namun, kerja tim tersebut kalah berat ketimbang pekerja hutan. Merekalah yang bertugas membawa mayat dari hutan ke pos penjagaan hutan.

Tubuh mayat, yang kadang sudah membusuk, diletakkan di kamar khusus untuk para korban bunuh diri.

Para pekerja itu lalu hom-pim-pah, siapa yang kalah akan diberi tugas khusus -- tidur di ruangan bersama jenazah.

Sebab, diyakini akan berakibat buruk jika jenazah ditinggalkan sendirian. Arwah penasaran jenazah itu, 'yurei' akan menjerit-jerit sepanjang malam. Tak hanya itu, jenazah itu konon akan berpindah dengan sendirinya.

2. Hutan Hitam (Black Forest), Jerman

Hutan ini begitu padat, pohon cemara dan pinus mengjulang rapat, hingga nyaris tak ditembus sinar matahari.

Membuat tempat ini ideal sebagai lokasi tinggal mahluk mistis seperti penyihir, manusia serigala, kurcaci baik hati.

Kisah hantu, pembunuhan, dan sihir gelap di hutan itu dipopulerkan lewat buku "The Necromancer", yang dipublikasikan pada 1794.  

3. Isla de las Munecas, Meksiko

Di pepohonan yang menyebar di pulau dekat ibukota Mexico City, begantungan banyak boneka. Yang memberi efek menyeramkan.

Ada kisah mengapa boneka-boneka itu bergelantungan di sana. Suatu hari, penghuni satu-satunya pulau tersebut, Don Julian Santana menemukan jasad seorang gadis di salah satu kanal, 50 tahun lalu.

Di perairan yang sama, ia menemukan boneka. Sebagai penghormatan pada si gadis, ia menggantungkan boneka itu di sebuah pohon.

Boneka yang ia gantung di bawah pohon terus bertambah, hingga mencapai ribuan, hingga tahun 2001 -- ketika Don Julian Santana ditemukan tenggelam di perairan yang sama.

Sejumlah orang yakin, boneka itu -- kebanyakan dengan anggota tubuh tak lengkap -- adalah setan, lainnya menganggap justru boneka itulah yang menjaga pulau tersebut.  

4. Hutan Wychwood, Inggris

Tangan yang entah dari mana menyentuh bahu orang yang berjalan sendirian, gerobak yang membawa pasangan suami istri dengan dua anak yang terus menangis -- adalah penampakan yang dilaporkan terjadi di Hutan Wychwood, Inggris, tempat berburu keluarga kerajaan di Oxfordshire.

Yang paling menghebohkan adalah kisah Amy Robsart, istri bangsawan, Earl of Leicester. Ia ditemukan tewas dengan leher patah, penyebab kematiannya masih misterius. Suatu hari, hantunya menemui suaminya yang sedang berburu di hutan Wychwood dan mengatakan -- lelaki itu akan menyusulnya 10 hari kemudian.

Dan benar, sepuluh hari kemudian, Earl of Leicester meninggal dunia karena sakit. Barang siapa yang bertemu dengan hantu itu konon akan menemui nasib tragis.

5. Hoia-Baciu Woods, Rumania

Hoia-Baciu di Transylvania menjadi perhatian banyak orang. Penduduk di kota terdekat mengklaim, hutan yang memiliki lingkaran di tengahnya, adalah sebuah portal. Mirip segitiga bermuda.

Keyakinan itu muncul setelah seorang penggembala menghilang di sana  bersama dengan dua ratus dombanya.

Hampir semua orang yang tinggal dekat hutan tersebut takut untuk memasuki hutan ini. Mereka percaya bahwa orang yang masuk ke dalam hutan tersebut tidak akan pernah kembali. Kalaupun selamat, mereka akan mengalami sejumlah gangguan fisik:  gatal pada kulit, mual-mual, muntah, pusing, luka bakar, luka goresan, gelisah dan sensasi-sensasi tubuh yang  aneh.(Ein)

(Ein)

Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler