Sukses

Calon Hakim Agung: Korban & Pelaku Perkosaan Sama-sama Menikmati

Jawaban mengejutkan dilontarkan calon hakim agung Muhammad Daming Sanusi saat mengikuti fit and proper test di Komisi III DPR. Daming hanya berkomentar santai saat ditanya mengenai kasus pemerkosaan.

Hal tersebut diketahui saat anggota Komisi III DPR, Andi Ansar, mencecar Daming saat fit and proper test di ruang komisi, Gedung DPR, Jakarta, Senin (14/1/2013). "Apakah hukuman mati pantas untuk pelaku kasus pemerkosaan?" tanya Andi.

Daming pun dengan santai menjawab pertanyaan yang tergolong sensitif itu. "Yang diperkosa dengan yang diperkosa ini sama-sama menikmati," jawab Damin.

Anehnya, jawaban Daming ini justru disambut gelak tawa seluruh anggota Dewan yang berada di ruangan sidang Komisi III itu.

"Jadi harus pikir-pikir terhadap hukuman mati," imbuh Damin.

Damin mengatakan hal tersebut, karena menurutnya, seluruh anggota Dewan yang berada di ruangan sidang itu sudah terlalu tegang, jadi hal itu bisa mengendurkan suasana. "Tentu kita harus pertimbangkan baik-baik kasus tertentu, seperti narkoba, korupsi, dan pemerkosaan," ujarnya.

"Tadi saya belum memberikan jawaban yang tegas," imbuhnya. "Nanti kita lihat dari kasusnya saja."

Usai fit and proper test, wartawan kembali bertanya ke Daming soal komentarnya terkait korban pemerkosaan. Daming berkilah, jawaban tersebut hanya untuk mencairkan suasana. "Saya lihat kita terlalu tegang, supaya ketegangan itu berkuranglah. Tadi kan ketawa sebentar," jawab Daming. (Ary)
    Artikel Selanjutnya
    KPK Tegaskan Tak Akan Buka BAP dan Rekaman Kesaksian Miryam
    Artikel Selanjutnya
    Fahri Usul MKD Panggil Anggota DPR yang Disebut dalam Kasus E-KTP