Puan Maharani: Mega-Taufik, Mumu dan Pupu yang Unik

By Sugeng Triono

on Dec 31, 2012 at 13:47 WIB

Saat memberi sambutan dalam peluncuran buku biografi Taufik Kiemas, "Gelora Kebangsaan Tak Kunjung Padam", Puan Maharani membongkar kebiasaan kedua orang tuanya. Yang ia panggil dengan sebutan "mumu" dan "pupu".

"Kami bertiga, saya dan kakak-kakak saya melihat bahwa orang tua kami adalah sosok yang unik," kata Puan di Balai Kartini, Jakarta, Senin (31/12/2012).

Meski sama-sama tokoh politik, keduanya tak pernah  bicara soal politik satu sama lain. Padahal, tujuan, cita-cita sama, hanya cara mereka berbeda.

Menurut Puan, selama ini orang melihat Taufiq sebagai sosok ekspresif dan egaliter, sementara Mega introvert dan tidak banyak bicara. "Mereka adalah satu kesatuan dwi tunggal yang saling menopang, saling mendukung, dan saling melengkapi."

Ini salah satu contohnya, "saya ingat saat Ibu Mega baru terjun di politik banyak yang meragukan. Pak Taufik selalu ada di samping mendukung Bu Mega, Alhamdulillah beliau bisa menjadi satu-satunya pemimpin wanita di Indonesia," kata Puan.

Sebaliknya, saat kondisi Taufiq tidak baik, Mega selalu ada. "Bahkan saat dirawat di rumah sakit Singapura, Ibu Mega tiga minggu di sana tidak pulang."

Puan berharap, keluarganya makin kuat, Mega dan Taufiq bisa mewujudkan cita-cita mereka. "Panjang umur, tetap semangat. Kami semua cinta mumu dan pupu."(Ein)

Credit Ein

Suka artikel ini?
Sugeng Triono
Sugeng Triono

  Full bio »

0 Comments