Masyarakat Lupa Masa Lalu Prabowo

on

Liputan6.com, Jakarta: Meningkatnya elektabilitas Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subiyanto sebagai dampak kemenangan cagub-cawagub DKI Jakarta Jokowi-Ahok, cukup disayangkan. Pasalnya, Prabowo memiliki catatan hitam ketika masih aktif sebagai prajurit TNI.

"Ini menunjukkan sense of history bangsa kita tidak bagus, kita gampang lupa kejadian penting. Ingatan kita pendek, kita memelihara lupa sehingga menguntungkan orang seperti Prabowo," ujar pengamat militer Salim Said, dalam jumpa pers Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) di Jakarta, Ahad (23/9).

Salim menyayangkan, hasil survei SMRC yang melansir sebanyak 59 persen warga Ibu Kota Jakarta tak mengetahui rekam jejak Prabowo. Menurut Salim, hal ini akan semakin meyakinkan Prabowo untuk menaikkan lagi popularitasnya menuju pemilihan presiden 2014 mendatang.

"Prabowo mampu meyakinkan bahwa rekam jejak buruknya tidak ada. Dia berfikir sedang berurusan dengan bangsa pelupa. Orang bahkan juga lupa kasus Munir, kesadaran sejarah kita rendah," jelas Salim.

Menurutnya, Prabowo Subiyanto berhasil menjadikan ajang Pilkada DKI Jakarta sebagai test case dengan menguji sejauh mana resistensi masyarakat terhadap dirinya di tahun ini, dan menjemput 2014. Ternyata terbukti sangat sedikit masyarakat yang mengingat bahwa mantan Komandan Jenderal Kopassus itu pernah berbuat salah di era rezim Orde Baru.

"Pilkada meyakinkan orang sudah lupa, Prabowo yakin tidak akan mendapat halangan serius jadi presiden Indonesia. Di Jakarta saja yang tingkat pendidikannya tinggi bisa seperti ini, bisa dibayangkan di daerah lain yang akses informasi serba terbatas," tegas Salim.(ALI/AIS)
Suka artikel ini?

0 Comments