Runtuh, Dinding Pembatas Jalan Lingkar Stadion

  • Daerah
  • 0
  • 12 Des 2011 05:32

111212aproyek-ambruk.jpg
Liputan6.com, Sibolga: Hujan deras yang mengguyur kawasan perbukitan Parombunan, Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatra Utara, sepanjang Sabtu dan Ahad (11/12), membuat sejumlah proyek jalan lingkar kawasan olahraga terpadu ambruk. Satu di antara proyek yang bernilai Rp 4,5 miliar adalah pembangunan bronjong penahan tanah yang longsor hingga merusak permukiman warga.

Jalan lingkar di wilayah tersebut juga ambles hingga menutup separuh badan jalan. Kendaraan pun takut melintas di jalan perbukitan Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan ini.

Sementara di Banyumas, Jawa Tengah, Jembatan Suharto yang dibangun 29 tahun silam kini terancam ambruk. Jembatan sepanjang 240 meter ini sejak satu tahun lalu berada dalam kondisi membahayakan. Sebab, dua pilar penyangga jembatan telah menggantung akibat gerusan air Sungai Serayu.

Kondisi dua penyangga jembatan yang telah menggantung ini disebabkan oleh erosi, yaitu kandungan pasir di bawah jembatan yang semakin berkurang. Berkurangnya kandungan pasir di bawah Jembatan Suharto ini disebabkan oleh maraknya penambangan pasir liar.

Buat menganstisipasi runtuhnya jembatan, pelaksana perbaikan jalan wilayah Banyumas dan Cilacap, terus berupaya melakukan perbaikan fondasi jembatan. Perbaikan meliputi pemasangan beton dan kawat pelindung dari erosi. Perbaikan ini diperkirakan menelan biaya sedikitnya Rp 10 miliar.(ANS)

Terpopuler