Warga Blitar Serbu Sembako Murah

on Aug 02, 2011 at 15:13 WIB

Liputan6.com, Blitar: Harga berbagai bahan pokok atau sembako, termasuk beras, terus naik. Pasar murah sembako pun digelar di beberapa daerah.

Di Blitar, Jawa Timur, misalnya. Sejak Selasa (2/8) pagi, ratusan warga Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, berdesak-desakan membeli sembako murah. Mereka berebut karena lima kilogram beras hanya dijual Rp 15 ribu, sedangkan di pasar harganya Rp 38 ribu. Pun demikian gula hanya Rp 12 ribu per dua kilogram.

Sementara di Tegal, Jawa Tengah, harga beras mutu rendah sampai super terus naik. Beras kualitas sedang dijual Rp 7.000. Sedangkan yang super sekitar Rp 8.000. Pedagang mengatakan kenaikan harga disebabkan pasokan dari Tegal, Brebes, dan Pemalang, berkurang karena gagal panen.

Tingginya harga beras membuat beberapa daerah mengadakan operasi pasar beras, tapi tak semua diminati warga. Di Pasar Citra Niaga, Jombang, Jawa Timur, misalnya, satu ton beras ludes hanya dalam hitungan jam [baca: Bulog Jual Beras Murah di Jombang].

Namun beras murah di Pasar Setono Betek, Kediri, Jatim, sepi pembeli. Warga tidak tertarik karena berasnya jelek. Belum lagi harga hanya terpaut atau lebih murah Rp 100 ketimbang beras di pasar.

Adapun Menteri Pertanian Suswono mengatakan operasi pasar beras terus akan digelar untuk menurunkan harga. Ia pun menjamin stok beras aman sehingga warga tidak perlu panik.

Sekalipun operasi pasar besar kerap dilakukan, harga beras tetap tinggi. Bahkan menjadi penyumbang terbesar untuk inflasi Juli 2011.(ANS)

Suka artikel ini?

0 Comments