by

Mabes TNI Kirim Pasukan Elite Bebaskan Sandera

  • Hukum & Kriminal
  • 0
  • 01 Mei 2011 18:40
Liputan6.com, Jakarta: Upaya pembebasan kapal Sinar Kudus dan dua puluh ABK WNI yang dibajak para perompak Somalia di kawasan perairan negeri miskin di Afrika itu tak bisa terlepas dari kerja keras PT Samudra Indonesia dan pemerintah.

Menurut Kapuspen TNI, Laksda Iskandar Sitompul, Minggu (1/5) petang dalam konferensi pers bersama PT Samudra Indonesia, Mabes TNI sejak mendapatkan perintah dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam rapat terbatas 18 Maret, langsung menyiapkan tim khusus. Mabes TNI pada 23 Maret memberangkatkan personel-personel pilihan dari pasukan elite Kopassus, Marinir, dan dari Angkatan Darat menuju kawasan Somalia untuk misi pembebasan sandera. TNI juga mengirimkan tiga kapal pengawal TNI AL, satu helikopter, dan pesawat. Sejak akhir Maret, pasukan khusus TNI berjaga-jaga di sekitar kawasan pembajakan.

Iskandar Sitompul menambahkan, upaya pembebasan sandera ini dilakukan dengan operasi militer dan negosiasi. Upaya pembebasan ini merupakan prestasi tersendiri bagi TNI karena belum pernah terjadi sebelumnya hanya dalam waktu 46 hari kapal dan sandera terbebas. Semua sandera yang telah disekap selama 46 hari selamat. Umumnya, pembebasan baru berhasil setelah para sandera disekap selama 150 hari.

Para perompak Somalia akhirnya membebaskan kapal Sinar Kudus sekitar pukul 17.10 WIB atau sekitar pukul 13.10 waktu setempat. Setelah bebas total dari para pembajak, kapal Sinar Kudus langsung menuju pelabuhan terdekat di Oman untuk mengecek kembali kondisi kapal. Perjalanan dari kawasan perairan Somalia menuju pelabuhan Oman, diperkirakan makan waktu tiga setengah hari.


Comments
Sign in to post a comment