Sukses

Demokrat Gaet Artis dan Atlet Jadi Kader, Taktik Menangkan Pemilu 2019?

Liputan6.com, Jakarta - Partai Demokrat akan melakukan inagurasi kader baru di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Hal ini disampaikan oleh Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari.

"Rencananya kita mau mengadakan inagurasi di Cikeas, suasananya enggak terlalu formil yang penting yang kita akan inagurasi ada tiga kalangan: artis, pengusaha, dan olahragawan," ujar Imelda kepada Liputan6.com di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Menurut Imelda, ada sekitar 20 lebih kader baru yang akan menjalankan inagurasi pada Kamis 15 Februari 2018 mendatang. Namun ada yang menarik, kader baru yang akan menjalankan inagurasi terdiri dari beberapa artis dan atlet terkenal.

"Vicky Shu, Dina Lorenza, Taufik Hidayat," ucap Imelda.

Bahkan, tak hanya sekedar menjadi kader baru Partai Demokrat, para artis dan mantan pebulutangkis tersebut juga akan maju dalam Pemilihan Legislatif atau Pileg 2019 mendatang.

"Mereka (Vicky Shu, Dina Lorenza, Taufik Hidayat) juga mau nyalon (dalam pileg)," kata dia.

Selain tiga nama di atas, ada pula nama Henky Kurniawan, Denada, dan Chris Jhon. Tetapi Imelda belum bisa memastikan kehadiran Denada dan Chris Jhon.

"Selain Taufik ada juga Chris Jhon, tapi belum bisa konfirmasi kehadirannya, Denada juga belum bisa. Tapi Denada dia udah jadi anggota, udah punya KTA (Kartu Tanda Anggota)," papar Imelda.

 

1 dari 2 halaman

Pengusaha Muda

Selain artis dan atlet, menurut Imelda, para pengusaha muda juga tak mau ketinggalan bergabung ke partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono itu.

"Teman-teman pengusaha muda, mereka banyak yang tertarik. Pokoknya yang banyak datang besok itu yang inagurasi artis, pengusaha, dan olahragawan. Mereka juga biar menjadi energi baru," jelas Imelda.

Imelda menyebutkan, direkrutnya banyak artis dan atlet terkenal oleh Partai Demokrat bukan untuk mengikuti partai lain. Imelda juga membantah mereka direkrut sebagai taktik Demokrat untuk mendulang suara dalam pemilu 2019 nanti.

"Enggak. Mereka juga berminat untuk maju, nyaleg juga. Menurut saya ada bagusnya juga, mereka bisa menyalurkan aspirasinya ketika mereka masuk," papar Imelda.

Karena itu, inagurasi nanti tidak akan dilakukan secara formal. "Suasananya enggak terlalu formil, santai, kan politik juga enggak harus selalu keras, politik juga harus bisa dinikmati," tutup Imelda.

 

Artikel Selanjutnya
Elektabilitas Disurvei Meningkat, Ini Respons Partai Golkar
Artikel Selanjutnya
Dukung Jokowi 2 Periode, Golkar: Bukan untuk Incar Posisi Wapres