Sukses

PT Abu Tour Diduga Gelapkan Dana Calon Jemaahnya hingga Rp 165 M

Para jemaah meminta uang yang sudah disetorkan kepada pihak Abu Tour agar dikembalikan atau dilakukan pemberangkatan tanpa harus menambah biaya lagi.

Patroli, Palembang - Puluhan calon jemaah umrah PT Abu Tour di Palembang, Sumatera Selatan, mendatangi Polda Sumsel untuk melaporkan adanya tindak penipuan dan penggelapan uang oleh sang agen perjalanan, Senin petang.
Mereka kecewa karena tak kunjung diberangkatkan ibadah.

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Selasa (13/2/2017), para jemaah meminta uang yang sudah disetorkan kepada pihak Abu Tour agar dikembalikan atau dilakukan pemberangkatan tanpa harus menambah biaya lagi.

"Nanti kalau sudah kita temukan kantornya ini akan langsung kita tindak dan kita buat police line dan kita lakukan seperti kasus-kasus lainnya," kata Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain.

Guna mengusut dugaan penipuan dan penggelapan uang ini, polisi akan menyelidiki aliran dana para jemaah PT Abu Tour mulai dari penerimaan uang hingga pemakaiannya.

Laporan para jemaah pun langsung diproses dan akan dilakukan koordinasi dengan Polda Sulsel mengingat kantor pusat Abu Tour berada di Makassar, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan laporan kantor Departemen Agama Sumatera Selatan, jumlah jemaah umroh PT Abu Tour Travel cabang Palembang mencapai tujuh ribu orang dengan uang yang sudah disetor sebesar Rp 165 miliar.

Sementara itu, sejak dibukanya posko pengaduan jemaah Abu Tour oleh Polda Sulawesi Selatan, sudah sepuluh calon jemaah umroh yang melapor. Polda Sulawesi Selatan akan melakukan pemanggilan terhadap pemilik Abu Tour terkait adanya laporan korban jemaah umrah Abu Tour yang merasa ditipu.