Dipo Alam Ketinggalan Zaman

on Mar 08, 2011 at 17:33 WIB

Liputan6.com, Jakarta: Sekretaris Kabinet Dipo Alam dinilai sebagai orang yang ingin memecah belah umat beragama. Budayawan dan juga rohaniawan Romo Frans Magnis Suseno meminta Dipo Alam istirahat selama dua pekan sehingga pikirannya bisa fresh lagi. "Sebaiknya cuti dua minggu. Mungkin dia kegigit kutu atau apa lah sehingga mengotak-atik media, tokoh agama dan lain-lain," katanya.

Pernyataan ini diungkapkan Magnis di Kantor Sekretariat Institut Maarif, Jakarta, Selasa (8/3). Dalam kesempatan ini, Magnis juga meminta agar negara memberikan perlindungan kepada jemaat Ahmadiyah. "Baru kali ini kami membicarakan tentang Ahmadiyah. Bagi saya sudah jelas, negara harus menjamin perlindungan" terangnya.

Sementara itu Romo Benny mengaku kaget namanya disebut-sebut. "Saya kaget nama saya dikait-kaitkan. Saya adalah korban yang dijadikan sasaran tembak. Saya tak penah ikut campur. Tapi yang saya ingin konsen adalah negara tidak boleh membiarkan terus menerus," Tegasnya. Ia meminta jika ada keberatan dengan kelompok tertentu sebaiknya diselesaikan di pengadilan daripada melakukan tindakan sepihak.(JUM)
Suka artikel ini?

0 Comments