Sukses

Polisi: Tak Ada CCTV dan Akses yang Rusak di Rumah Harmoko

Liputan6.com, Jakarta - Polisi tengah menyelidiki kasus pencurian di rumah mantan Menteri Penerangan era Soeharto, Harmoko di Jalan Taman Patra XII, No 12, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Polisi memastikan tidak ada pembobolan di rumah Harmoko.

"Kalau dibobol enggak ada ya. Masih kami selidiki. Kami cek juga tidak ada (tanda-tanda pencuri) lewat plafon," ujar Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Irwa Zaini Adib di lokasi, Jakarta, Minggu (14/1/2018).

Irwa menduga, aksi pencurian tersebut terjadi saat Harmoko bersama keluarganya sedang berada di Jepang.

Istri Harmoko awalnya merasa kehilangan uang di dalam amplop yang disimpan di lemari pada Sabtu 13 Januari sekira pukul 07.00 WIB.

 

1 dari 2 halaman

Ada Sekuriti dan ART

Namun keluarga Harmoko tak lantas melapor ke polisi. Keesokan harinya atau pukul 08.00 WIB pagi tadi, istri Harmoko baru menyadari ternyata perhiasannya yang disimpan di lemari juga hilang. Padahal lemari masih dalam posisi terkunci.

"Saat kejadian di rumah hanya ada sekuriti dan pembantu (asisten rumah tangga/ART) saja. Kebetulan rumah tidak ada CCTV, tadi sudah kami cek," kata dia.

Polisi enggan berandai-andai mengenai dugaan keterlibatan orang dekat dalam pencurian ini. Yang pasti saat kejadian, Harmoko, istri, anak dan keluarganya tengah berada di Jepang.

"Sementara pemeriksaan masih berjalan. Nanti kami sampaikan perkembangannya. Tapi sementara dari akses tidak ada yang rusak," Irwa menandaskan.

Artikel Selanjutnya
Usai Curi Kotak Amal Masjid, Remaja Tewas Kena Serangan Jantung
Artikel Selanjutnya
Dikira Rumah Kosong, Perempuan Pencuri Kaget Diteriaki Maling