Sukses

Ketua MPR Zulkifli Hasan Sebut Donald Trump Radikal

Liputan6.com, Jakarta - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan hadir dalam aksi Bela Palestina di Monumen Nasional atau Monas. Dia menyebut, kehadirannya itu merupakan bentuk dari penegakan konstitusi. Zulkifli mengatakan, penjajahan terhadap Palestina merupakan pelanggaran terhadap konstitusi Indonesia.

"Saya datang ke sini untuk mengawal konstitusi. Penjajahan terhadap Palestina melanggar konstitusi kita karena tercantum dalam UUD 1945 bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan," tutur Zulkifli mengawali sambutannya, Minggu (17/12/2017).

Politikus PAN ini menyoroti kecaman dan stigma radikal yang diberikan kepada umat Islam selama ini.

Menurutnya, umat Islam di dunia hanya berusaha menjalankan syariat agamanya, tapi sayangnya hal itu justru dianggap radikal.

Zulkifli menyebut negara-negara Islam yang berkonflik. Kehancuran yang terjadi di sejumlah negara Islam itu, kata Zulkifli, merupakan ulah dari Amerika Serikat.

"Amerika yang radikal. Donald Trump yang radikal," ucap Zulkifli yang disambut setuju dari para hadirin.

Oleh karena itu, Zulkifli berpendapat bahwa umat Islam tidak perlu diajari untuk bertoleransi.

"Masyarakat umat Islam tidak perlu diajari toleransi," tegas Zulkifli.

1 dari 2 halaman

Anies: Dukung Ikhtiar Presiden Jokowi untuk Palestina

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, seluruh elemen masyarakat harus mendukung langkah Presiden Jokowi dalam upaya mengembalikan ibu kota Yerusalem ke tangan Palestina.

Menurut dia, khusus untuk Palestina semua masyarakat Indonesia wajib mendoakan Presiden Jokowi agar bisa menghimpun kekuatan bersama negara anggota OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) untuk melawan kebijakan Presiden Donald Trump.

"Dukung ikhtiar yang sudah dilakukan amat baik oleh Bapak Presiden Jokowi. Kita tahu Pak Jokowi khusus terbang ke Istanbul dan menghadiri OKI dan untuk menunjukkan sikap posisi pemerintahan Indonesia yang sangat tegas," kata Anies di Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (16/12/2017).

Anies pun berharap, dengan hadirnya Presiden Jokowi secara langsung dapat membuka peluang dan harapan baik bagi rakyat Palestina. Untuk itu, Anies mengimbau agar masyarakat Indonesia jangan putus dalam berdoa untuk Palestina.

"Berharap semua ikut menjaga sama-sama ikhtiar pemerintah Indonesia," Anies menegaskan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Hadiri Pelantikan Kabinet, Oesman Sapta dan Wiranto Jaga Jarak?
Artikel Selanjutnya
Ini 9 Nama Bakal Capres dan Cawapres 2019 yang Ditawarkan PKS