Sukses

Massa Kepung Kedubes AS Suarakan Protes Pernyataan Kontroversial Trump

Bagi mereka sikap Trump tidak dapat diterima. Selain mengangkangi resolusi PBB kebijakan tersebut bisa membahayakan proses perdamaian Israel

Liputan6.com, Jakarta Massa dari berbagai organisasi termasuk Al Aqsa Working Group berkumpul di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, Jumat siang untuk menyuarakan protes mereka atas pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Seperti ditayangkan Liputan6 Malam SCTV, Sabtu (9/12/2017), bagi mereka sikap Trump tidak dapat diterima. Selain mengangkangi resolusi PBB kebijakan tersebut bisa membahayakan proses perdamaian Israel-Palestina.

Massa sempat membakar tulisan penolakan terhadap Presiden Trump maupun ban sebagai ungkapan kekesalan namun segera disingkirkan polisi. Melalui unjuk rasa ini massa mengingatkan hingga kini Yerusalem masih berada di bawah pengawasan internasional hingga tercapainya kesepakatan akhir disamping berharap Amerika mau membuka telinga atas keberatan dunia internasional.

Sementara di Surabaya, Kantor Konsulat Jenderal Amerika juga menjadi sasaran unjuk rasa. Massa menilai sikap yang ditunjukkan Presiden Amerika Serikat sebagai tidak memiliki kepekaan dan bisa mengancam stabilitas keamanan serta menghancurkan proses perdamaian Israel-Palestina yang susah payah dibangun. Karenanya para pengunjuk rasa mendesak Amerika Serikat untuk mempertimbangkan lagi sikapnya bahkan mencabutnya.