Sukses

Rencana Trump untuk Yerusalem

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan segera mengumumkan pemindahan Kedubes AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Pemindahan itu sebagai realisasi janji kampanye Trump semasa Pilpres AS, 2016 lalu.

Rencana itu pun mendapat respons dari sejumlah pempimpin dunia, khususnya negara-negara Arab. Mereka khawatir, langkah Trump itu akan berdampak buruk pada upaya damai di kawasan tersebut.

Salah satunya, Raja Abdullah dari Yordania yang menyebut, keputusan Trump akan berbahaya pada stabilitas dan keamanan kawasan. Bahkan, pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem bisa menghalangi upaya perundingan damai Israel-Palestina.

Selengkapnya dapat dilihat dalam Infografis di bawah ini: