Sukses

Jusuf Kalla Yakin Khofifah Akan Mundur sebagai Menteri Sosial

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK yakin jika Khofifah Indar Parawansa akan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Sosial ketika resmi mendaftar sebagai calon gubernur Jawa Timur.

"Kalau Ibu Khofifah nanti, sudah betul-betul menjadi calon gubernur, otomatis harus fokus di Jawa Timur. Saya yakin beliau akan melepaskan jabatannya," ucap JK di kantornya, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Menurut JK, semua menteri harus fokus bekerja. Sehingga pekerjaan akan terganggu jika dia juga mencalonkan diri di pilkada.

"Ya kalau semua Menteri harus fokus kepada pekerjaannya. Karena itu tugasnya," tegas JK.

Sementara, Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi mengatakan, selain Khofifah belum pernah ada menteri yang ingin maji dalam kontestasi pilkada. Sehingga tak ada aturan dalam undang-undang jika menteri harus mundur jika maju pilkada.

"Menteri yang maju ke pilgub, kan, belum pernah ada. Yang kedua, UU tentang Kementerian Negara juga tidak diatur. Yang ketiga, di UU Pilkada sepertinya tidak diatur. Dia hanya mengatur UU Pilkada itu anggota DPR, DPD, DPRD," kata juru bicara Kepresidenan Johan Budi SP.

1 dari 2 halaman

Jokowi Belum Bersikap

 

Johan juga mengatakan tak ada aturan yang mengatur opsi cuti untuk Khofifah yang akan maju di Pilkada Jatim. Kendati begitu, Johan mengatakan Jokowi belum mengambil sikap terkait keputusan Khofifah maju di Pilgub Jatim.

Menurut dia, sesuai saran Wapres Jusuf Kalla, sebaiknya Khofifah memilih salah satu antara tetap menjadi Menteri Sosial, atau maju di pilkada.

"Nanti apakah Bu Khofifah akan mundur memilih running di pilgub atau tidak, saya belum tahu," ucap mantan jubir KPK itu.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengaku sudah menerima surat dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Saksikan video di bawah ini:

Artikel Selanjutnya
Tjahjo Kumolo Tetap Ingin JK Jadi Jurkam Jokowi di Pilpres 2019
Artikel Selanjutnya
Tak Mau Bahas Capres, PDIP Ingin Jokowi Selesaikan Janji Kampanye