Sukses

Dedi Mulyadi Ungkap Pesan JK untuk Perubahan Golkar

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan wejangan para sesepuh Partai Golkar untuk perubahan partai berlambang pohon beringin tersebut. PartaiĀ Golkar tengah dilanda prahara setelah ketua umumnya, Setya Novanto tersangkut kasus hukum dan harus ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Dedi, Jusuf Kalla sebagai salah satu sesepuh telah meminta kepada pengurus dan kader di daerah agar mendorong perubahan kepemimpinan partai di tingkat pusat. Permintaan ini menyusul fenomena kemerosotan elektabilitas Partai Golkar sebagai efek domino dari kasus yang tengah mendera Setya Novanto.

"Ya beliau (Jusuf Kalla) berpesan agar perubahan harus dilakukan. Ini juga disepakati oleh para sesepuh Golkar yang lain seperti Pak Agung Laksono dan Pak Abu Rizal Bakrie. Masa sih kita ada di peringkat 4 atau 5, kita harus peringkat 2 lah," jelas Dedi Mulyadi diĀ Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/11/2017).

Pesan mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut menurut Dedi, disambut para pengurus di daerah mulai dari DPD Provinsi sampai Kecamatan. Mayoritas, kata dia, tidak menginginkan status quo dalam partai yang baru saja mengadakan rapat pleno penunjukan Sekretaris Jenderal Idrus Marham sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum tersebut.

"Ya siapa sih yang tidak ingin partainya menjadi baik. Semua ingin perubahan tentunya, tinggal perubahan ini harus dituangkan melalui gerakan yang konstitusional sesuai dengan mekanisme partai," kataĀ Bupati Purwakarta itu.

Mayoritas pimpinan Dewan Pengurus Daerah Partai Golkar tingkat Provinsi sudah menggelar pertemuan tertutup di rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Senin 19 NovemberĀ malam. Pertemuan ini digelar dalam rangka menyikapi kondisi Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto yang tidak bisa menjalankan tugas kepartaian karena ditahan oleh KPK.

Ā 

1 dari 2 halaman

Suara Munaslub dari Daerah

Secara teknis, menurut Dedi, tahapan menuju pembaharuan kepemimpinan PartaiĀ Golkar harus dimulai pada awal Desember. Ini berkaitan dengan agenda politik yang mendesak pada awal Januari 2018 yakni dimulainya rangkaian Pilkada serentak.

"Idealnya awal Desember tahapan pembicaraan DPP dan DPD tingkat Provinsi harus sudah dimulai. Kalau menurut Pak Agung Laksono kan akhir Desember, saya kira terlalu sempit waktu kita untuk mengonsolidasikan diri jelang Pilkada serentak yang dimulai awal Januari 2018," Dedi memungkas.

  • Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla atau sering ditulis Jusuf Kalla atau JK adalah Wakil Presiden Indonesia yang menjabat sejak 20 Oktober 2014.
    Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla atau sering ditulis Jusuf Kalla atau JK adalah Wakil Presiden Indonesia yang menjabat sejak 20 Oktober 2014.
    Jusuf Kalla
  • Dedi Mulyadi adalah Bupati Purwakarta sejak 2008 setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Purwakarta.
    Dedi Mulyadi adalah Bupati Purwakarta sejak 2008 setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Purwakarta.
    Dedi Mulyadi
  • Golkar
Artikel Selanjutnya
Tjahjo Kumolo Tetap Ingin JK Jadi Jurkam Jokowi di Pilpres 2019
Artikel Selanjutnya
Sekjen Golkar: Pemecatan Doli Kurnia Tak Berimbas ke Partai