Sukses

Maju Pilkada Jatim, Khofifah Akan Surati Jokowi

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa segera mengirim surat kepada Presiden Jokowi atas keikutsertaannya di Pilkada Jawa Timur. Surat kepada Jokowi itu baru akan dia sampaikan setelah semua persayaratan maju pilkada terpenuhi.

"Saya akan memberi pemberitahuan tertulis pada Bapak Presiden," ujar Khofifah di DPP Partai Golkar, Rabu (22/11/2017).

Khofifah juga akan menyertakan surat rekomendasi dari beberapa partai yang sudah resmi mengusungnya.

Saat ini, kata Khofifah pihaknya sudah mendapat dukungan yang memenuhi syarat untuk maju pilkada.

"Alhamdulikah saya dan mas Emil sudah dapat rekomendasi dari Partai Demokrat kalau basis perolah kursi di Jatim ada 13 kursi. Untuk bisa mencalonkan sebagai gubernur dan wagub kita butuh minimal 20 kursi," kata dia.

Kemudian hari ini, Khofifah-Emil Dardak mendapat dukungan resmi dari Partai Golkar.

"Hari ini kami bersyukur DPP Golkar memberi surat keputusan menjadi gubernur dan wagub, kursi Golkar di Jatim ada 11, sementara dari 2 partai ini ada jadi 24 kursi," tandas Khofifah.

Saat ini, Khofifah dan Emil masih akan bersafari kepada tiga partai lagi untuk memastikan dukungan di Jatim 1, yakni Partai Nasional Demokrat, Partai Hanura, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

"Kami akan melakukan perjalanan untuk melakukan silaturahim ke partai lain yang sudah mengonfirmasi bersama di Pilgub Jatim Juni tahun depan," kata Khofifah.

Sebagai informasi, perolehan kursi Partai Demokrat di Jawa Timur adalah 11 kursi. Sedangkan, Partai Golkar memiliki 13 kursi. Persyaratan minimal mendaftarkan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah minimal 20 kursi.

 

1 dari 2 halaman

Sinergitas Warga Jatim

Khofifah berharap, dengan majunya dia dan Emil Dardak, seluruh warga Jawa Timur dan para partai pengusung beserta jejaringnya bisa menghimpun kekuatan maksimal.

Tidak hanya itu, dia juga berharap tiap DPP bisa bersinergi guna semakin menguatkan perjuangannya menuju Jatim 1.

"Sinergitas seluruh warga Jatim, partai pengusung bukan hanya Demokrat, sekarang Golkar. DPP pun bisa saja, bukan hanya warga Jatim membangun penguatan untuk bisa memaksimalkan pencapaian," tandas Khofifah.

Saksikan video di bawah ini: 

Artikel Selanjutnya
Staf Khusus Jokowi Maju di Pilkada Papua 2018
Artikel Selanjutnya
Megawati Pilih Gus Ipul untuk Diusung di Pilkada Jatim