Sukses

Ketua Umum Golkar dari Masa ke Masa

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto atau Setnov kembali ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi E-KTP. Dia pun ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk 20 hari terhitung sejak 17 November 2017.

Kondisi itu pun membuat sejumlah kader Golkar menuntut Setnov untuk mundur dari posisi kursi ketua umum. Salah satunya Yorrys Raweyai yang mengatakan, tidak terdapat alternatif selain mengganti posisi Setya Novanto dengan kader yang lain.

Sejak berdiri pada 1964 silam, posisi Ketua Umum Golkar memang kerap bergonta-ganti. Tercatat, partai berlambang pohon beringin ini telah memiliki 10 ketua umum yang rata-rata memiliki masa jabatan 5 tahun.

Selengkapnya dapat dilihat dalam Infografis di bawah ini:

 

 

Artikel Selanjutnya
Dipecat dari Golkar, Ini Kata Ahmad Doli
Artikel Selanjutnya
Golkar Pecat Ahmad Doli Kurnia sebagai Anggota Partai