Sukses

Jokowi Buka Kongres GMNI di Manado

Liputan6.com, Manado - Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka Kongres Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ke-20 di Manado, hari ini.

Meski terlihat kelelahan, Jokowi memberikan semangat kepada ribuan peserta kongres untuk tetap menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya masuk jam setengah 2 malam hanya untuk Kongres GMNI ke-22 ini. Kalau dibilang capek, capek. Tapi demi undangan Ketua Presidium Chrisman (Ketua Presidium GMNI Chrisman Damanik), saya bersedia untuk hadir,” ungkap Jokowi dalam sambutannya, Rabu (15/11/2017).

Jokowi tiba di lokasi, Kompleks Graha Gubernuran Sulawesi Utara didampingi Gubernur Olly Dondokanbey dan sejumlah pejabat lainnya. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu disambut pekik "Merdeka" oleh peserta kongres.

Beberapa hal penting diangkat Jokowi dalam sambutan itu. Di antaranya Hari Lahir Pancasila, Perppu Nomor 2 tentang Organisasi Kemasyarakatan, Freeport, kekayaan laut dan ketimpangan perekonomian.

"Mengapa saya menetapkan Hari Lahir Pancasila menjadi hari besar nasional? Karena Pancasila adalah bagian dari sejarah bangsa dan sangat mendasar karena merupakan ideologi negara," jelas Jokowi.

1 dari 2 halaman

Dihadiri 167 Perwakilan

Kongres GMNI melibatkan 167 perwakilan dari seluruh daerah di Indonesia. Diharapkan, kongres dapat menjaga persatuan dalam menghadapi persoalan bangsa.

“Kami apresiasi pemerintah yang telah mengembalikan kedaulatan rakyat. Juga terima kasih kepada Presiden yang telah menetapkan Hari Pancasila sebagai Hari Nasional,” ungkap Ketua Presidium GMNI Chrisman Damanik.

Sejumlah pejabat negara seperti Menteri Sekretaris Negara Pramono Anum, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Timur Soekarwo ikut hadir di acara tersebut.

Saksikan vidio pilihan di bawah ini:

Artikel Selanjutnya
Berbaju Batik, Jokowi Hadiri Rakernas III Projo
Artikel Selanjutnya
Gelar Rakernas, PAN Bakal Soroti Masalah Kebangsaan