Sukses

PT IAPMO Mengadakan Kegiatan Community Plumbing Challenge 2017

Liputan6.com, Cicau Cikarang 10 November 2017 - Akses untuk air bersih dan sanitasi yang baik merupakan hak asasi setiap manusia. Walaupun demikian peranan sistem plambing seringkali terlupakan. 

PT IAPMO Group Indonesia melakukan kemitraan dengan Yayasan International Water, Sanitation and Hygiene (IWSH) mengadakan kegiatan Community Plumbing Challenge (CPC-2017) untuk membangun fasilitas sanitasi, mengkonstruksi toilet, instalasi air bersih dan sistem air limbah. Melalui kemitraan ini, CPC-Indonesia merancang dan memasang fasilitas toilet baru yang akan dihibahkan ke sebuah sekolah pilihan di Indonesia. 

Bagian pertama dari CPC2017 Design Week, diadakan dari tanggal 31 Juli sampai 3 Agustus yang lalu di Sekolah Dasar Negeri Cicau 02. Selama Design Week, sebuah Tim Internasional yang terdiri dari ahli plambing, insinyur plambing dan arsitek dari Indonesia, India, Australia dan Amerika Serikat menyelesaikan survei dan proses desain selama empat hari dengan konsultasi penuh dengan manajemen sekolah dan dengan masukan lebih lanjut dari guru dan anak sekolah. Solusi untuk mengganti tangki penampungan air, air limbah dan cuci tangan di sekolah adalah tujuan kolaborasi ini, dan rencana kerja yang dihasilkan akan dilaksanakan oleh sebuah Tim Internasional yang handal selama CPC2017 Construction Week.

Pada CPC2017 Construction Week telah ditentukan tetap di lokasi SDN Cicau 02, Cikarang dengan menghadirkan para ahli plambing, guru dan murid plambing, arsitek, perancang dan insinyur dari berbagai negara seperti Australia, India, Indonesia, Irlandia dan Amerika Serikat yang tergabung dalam Tim Internasional CPC2017.

Tim internasional merenovasi fasilitas toilet di SDN Cicau 02 dengan memperluas toilet yang sudah ada di kedua gedung sekolah. Dari 4 toilet yang sudah ada menjadi 8 toilet yang layak untuk digunakan oleh 12 staff dan 300 murid. Tak hanya itu, Tim Internasional CPC 2017 juga membangun area untuk mencuci tangan yang baru di depan fasilitas toilet dan memasang 2 tangki penyimpanan air baru yang ditinggikan untuk meningkatkan pasokan air serta sistem pembuangan air limbah baru di sekolah.

Menurut Grant Stewart asal Australia, selaku IWSH Project Manager: “Kami memilih SDN 02 Cicau sebagai tempat untuk CPC2017 karena saya melihat kondisi kebersihan dan kesehatan yang memerlukan penanganan secara bersama seperti tempat mencuci tangan, perlunya membangun toilet yang lebih banyak untuk para murid, masalah pada pompa air dan keluarnya air. Sehingga pada akhirnya kami ingin melihat masyarakat dan para keluarga disini  menjadi lebih sehat dan lebih memperhatikan kebersihan”

Ada salah satu peserta dari kota New York tergerak ikut serta dalam CPC2017 mengatakan : “Kegiatan ini sangat penting untuk semua orang untuk mendapatkan air bersih. Ini adalah pertama kalinya saya ke Indonesia, tantangannya adalah mengkombinasikan keahlian arsitektur, konstruksi dan bidang lain yang sesuai untuk menyediakan fasilitas sanitasi dan kebutuhan air bersih di daerah terpencil.” Ujar Vinny Falkowski asal Amerika Serikat, mewakili America Society of Plumbing Engineers.

Greg Tink asal Australia, mewakili Plumbing Industry Climate Action Center mengatakan “Ini pertama kalinya saya ke Indonesia untuk membangun sistem toilet dan sanitasi untuk murid di sekolah untuk mendapatkan air bersih agar menjadi lebih sehat.”

Selain team Internasional ikut pula team dari Indonesia yaitu Budiman Syahputra asal Indonesia, sebagai Guru Plambing : “Berawal dari mengikuti event plambing internasional, saya bergabung di CPC2017. Dalam membuat design instalasi sanitasi sempat terjadi beberapa perbedaan pendapat, namun pada akhirnya desain bisa disesuaikan dengan fungsinya”

“Bekerja sama dengan orang dari berbagai negara merupakan pengalaman pertama bagi kami.  Disini kami belajar untuk disiplin dan mendalami tentang plambing.” Taufik hidayat dan Taufik Iqbal asal Indonesia, sebagai Relawan.

CPC 2017 ini menjadi awal untuk membangun kepedulian warga tentang pentingnya air bersih bagi kehidupan mereka. Dengan kondisi sanitasi di SDN Cicau 02 yang memprihatinkan, IWSH bekerjasama dengan IAPMO Group Indonesia bersama dengan dukungan dari  World Plumbing Council memperbaikinya sebagai contoh untuk para warga masyarakat Cikarang. Kegiatan ini akan diselesaikan oleh Tim Internasional yang berasal dari berbagai Negara pada CPC2017 Construction Week mulai tanggal 9 November sampai 15 November 2017.

 

(PR)

 

 

Artikel Selanjutnya
Test Event Asian Games Panjat Tebing Siap Digelar di Cikole
Artikel Selanjutnya
FLS 2017 Buat Pemuda Indonesia Jadi Kreatif