Sukses

Berikan SK Dukungan Emil-Daniel di DPP, Golkar Terpecah?

Liputan6.com, Purwakarta - DPP Partai Golkar dikabarkan akan menyerahkan Surat Rekomendasi pencalonan Ridwan Kamil – Daniel Muttaqien untuk maju dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Surat akan diserahkan di Kantor DPP Partai Golkar di Jakarta, hari ini pukul 13.00 WIB.

Kabar ini bertolak belakang dari keterangan Sekjen Idrus Marham, yang sebelumnya selalu mengatakan bahwa penyerahan surat rekomendasi akan dilaksanakan di kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat di Bandung.

Perubahan lokasi penyerahan surat rekomendasi yang terkesan mendadak dan dipaksakan itu menebarkan aroma tidak sedap. Mayoritas kader mencurigai ulah segelintir elite DPP Partai Golar yang akan tetap memaksakan pilihannya meski mendapat penentangan keras dari mayoritas kader dan kekuatan arus bawah Partai Golkar.

Kabar pemindahan lokasi penyerahan itu beredar dalam surat yang tersebar melalui grup Whatsapp pengurus Partai Golkar Jawa Barat.

Dalam surat yang hanya ditandatangani Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham dijelaskan, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat harus menghadirkan para Ketua DPD Kabupaten/Kota untuk menyaksikan penyerahan Surat Rekomendasi.

Sebelumnya Idrus mengatakan, sesuai mekanisme Partai Golkar, Surat Rekomendasi akan diserahkan DPP kepada DPD I dalam hal ini DPD Jawa Barat. Kemudian DPD Golkar Jawa Barat yang diminta mengatur waktu penyerahan surat kepada Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien.

"Nanti diserahkan kepada DPD Jawa Barat, kemudian DPD Jawa Barat didampingi DPP Bidang Pemenangan Jawa I menyerahkannya kepada Kang Emil," ucap Idrus, Sabtu 4 Nopember 2017 di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, saat memperlihatkan Surat Rekomendasi kepada awak media.

Saksikan video pilihan berikut ini:

 

1 dari 2 halaman

Bukan Keinginan Arus Bawah

Langkah Idrus Marham itu ditanggapi geram mayoritas kader arus bawah yang tergabung dalam Forum Pengurus Kecamatan (PK), Pengurus Desa, dan Pengurus Kelurahan Golkar se-Jawa Barat.

Juru Bicara Forum, Yayan Heryana mengatakan, penyerahan Surat Rekomendasi yang memilih tempat di Kantor DPP Partai Golkar menjadi bukti pengusungan Ridwan Kamil–Daniel Muttaqien merupakan murni keinginan elite partai. Bukan hasil proses yang berdasarkan aturan partai.

"Langkah DPP ini membuktikan bahwa Emil–Daniel bukan keinginan kader, elite DPP Golkar saja yang menginginkan. Kenapa tidak berani berhadapan dengan kami selaku kader di bawah? Kenapa tidak mengambil tempat di Kantor Golkar Jabar?" jelas Yayan, Jakarta, Kamis 9 November 2017.

Pengurus Partai Golkar Kecamatan Nagrek, Kabupaten Bandung tersebut juga menilai DPP Golkar sebenarnya takut menanggung malu jika menyerahkan Surat Rekomendasi di depan para kader Golkar di Jawa Barat. Ini karena, nama yang tercantum dalam surat tersebut sama sekali tidak mencerminkan aspirasi kader.

"Tentu saja mereka malu. Sejak kapan ada Emil–Daniel di Partai Golkar? Kami tidak pernah menyebut nama mereka dalam sosialisasi ke masyarakat. Lah kami saja tidak kenal kok, ini malah dijadikan pasangan calon," pungkas Yayan.

Pada kesempatan itu, Yayan meminta agar para sesepuh dan pimpinan partai yang masih punya hati nurani agar segera menyikapi persoalan ini. Langkah segelintir elite itu dinilai dapat menggerogoti Golkar yang tingkat kepercayaan dan elektabilitasnya terus menurun.

"Kami desak agar para sesepuh dan pimpinan DPP Golkar untuk segera bersikap mengatasi tindakan yang merusak martabat Golkar," tegas Yayan.

Artikel Selanjutnya
Nurul Arifin: Saya Direkomendasi Partai Jadi Wali Kota Bandung
Artikel Selanjutnya
Sekjen Golkar: Pemecatan Doli Kurnia Tak Berimbas ke Partai