Sukses

Jokowi Resmikan Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi serentak di seluruh Indonesia. Pembukaan acara berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta Pusat.

Pantauan Liputan6.com, sekitar pukul 08.47 WIB Jokowi tiba di GBK dengan mengenakan kemeja putih yang dilapiskan rompi konstruksi berwarna orange, dan memakai helm konstruksi. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung pun turut mendampingi sang Kepala Negara di lokasi.

"Kehadiran Presiden hari ini merupakan apresiasi beliau kepada para pekerja konstruksi," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di GBK Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Dia mengatakan, GBK yang telah berubah sekarang merupakan hasil kerja keras dari para konstruksi. Untuk itu, Menteri Basuki meminta agar para pekerja konstruksi terus meningkatkan kinerja.

"Kita harus bersemangat karena program prioritas sekarang lagi di infastruktur," ucap dia.

Ratusan tenaga kerja yang juga memakai rompi dan helm konstruksi terlihat antuasias menyambut kedatangan Jokowi yang akan membagikan sertifikat tenaga kerja konstruksi ini. Mereka secara teratur duduk di kursi yang berada di gate 7 Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Sebagai informasi, pada 2016, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan sertifikasi kepada 1.989 tenaga kerja konstruksi agar tercipta berdaya saing tinggi dan siap menghadapi persaingan global.

Sertifikasi ini bertujuan meningkatkan kapasitas pekerja dan menjalankan amanat Undang-undang.

Saksikan video di bawah ini:

  • Presiden Jokowi hibur anak-anak dengan atraksi sulap di peringatan Hari Anak Nasional, di Pekanbaru, Riau.
    Joko Widodo merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang memenangi Pemilihan Presiden bersama wakilnya Jusuf Kalla pada 2014
    Jokowi
Artikel Selanjutnya
Pembiayaan 3 Proyek Infrastruktur Ini Tanpa Dana APBN
Artikel Selanjutnya
SDM Jadi Faktor Penentu Pertumbuhan Industri Dalam Negeri