Sukses

Usai Pelantikan, Anies Yakin Semua Programnya Akan Berjalan

Liputan6.com, Jakarta - Mendekati hari pelantikan, Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan masih enggan ditanya terkait program kerja yang akan dilakukan bersama wakilnya, Sandiaga Uno. Dia menegaskan hal itu akan disampaikan setelah dilantik di Istana pada 16 Oktober 2017.

"Program nanti dong nanyanya. Nanti aja. Jadi program kita bicara sesudah pelantikan aja. Kita ingin memastikan apa yang kita janjikan sampai dengan pelaksanaan berjalan semuanya," ucap Anies saat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2017).

Kendati demikian, Anies mengungkapkan bahwa ia dan wakilnya, Sandiaga Uno akan fokus pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2018 pada 45 hari pertama mereka resmi memimpin ibu kota. Menurut dia, penyusunan RAPBD dengan baik akan menentukan pelaksanaan program Pemprov DKI.

"Karena itu 45 hari pertama kita, 45 hari yang menentukan. Karena di situlah slot untuk memastikan semua masuk (dalam anggaran)," ujar Anies.

Dia pun ingin memastikan anggaran semua program Pemprov DKI nantinya masuk dalam RAPBD 2018. Tugas itu dapat terbantu dengan kerja tim sinkronisasi Anies-Sandi selama berbulan-bulan sebelum pelantikan.

"Alhamdulillah dengan ada waktu, tim sinkronisasi me-review semuanya. Udah keliatan. Ada yang sudah dimasukkan dan ada yang belum. Kenapa banyak yang belum? Karena kita belum memiliki otoritas. Jadi kita tidak bisa menentukan, tetapi besok kita sudah kerja kita akan panggil semuanya dan pastikan bahwa semua yang menjadi program kita akan berjalan," jelas Anies.

1 dari 2 halaman

Pendukung Siap Tagih Janji Anies

Pengacara Eggi Sudjana memberi peringatan kepada pemimpin terpilih Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Sebagai salah satu pendukung, Eggi berharap Anies-Sandi terus amanah, terutama terhadap janjinya soal reklamasi.

"Sekarang moratorium reklamasi dicabut. Nah, saya ingat sekali omongan Anies di dalam kampanye dan dialog tv, tidak memperbolehkan reklamasi," tegas Eggi usai membuat laporan di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017).

Menurut Eggi, bila kelak Anies-Sandi tidak bisa menolak moratorium tersebut, ia tak segan mengerahkan massa untuk melawan mereka.

"Jadi kalau itu (reklamasi) tidak selesai, saya kecam Anies, saya lawan dia, saya bikin gerakan untuk melawan dia, karena dia tidak konsisten," jelas Eggi.

Ia menegaskan Anis-Sandi harus berani bersikap dalam masalah reklamasi. Eggi menilai, Anis-Sandi harus segera menyatakan sikap soal reklamasi.

"Kalau lihat gelagatnya diem gini, diduga bisa tidak mampu. Makanyanya harus statement dari sekarang 'saya berani cabut reklamasi. Kalau enggak, ya bohong dia, penipu," Eggi memungkasi.

Artikel Selanjutnya
Jokowi Larang Menteri Kampanye, Ini Kata Mendagri
Artikel Selanjutnya
Jokowi: Menteri Fokus Kerja, Jangan Belum Sudah Kampanye