Sukses

Penyebab Warga Tolikara Mengamuk di Kantor Kemendagri

Liputan6SCTV, Jakarta - Sejumlah warga asal Papua mengamuk dan merusak sejumlah kendaraan serta gedung kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu siang, 11 Oktober 2017. Kemendagri menduga, aksi penyerangan tersebut dipicu kekecewaan pendukung salah satu pasangan calon bupati dalam pilkada di Tolikara, Papua.

Seperti ditayangkan Liputan6 Pagi SCTV, Kamis (12/10/2017), suasana tak terkendali ini langsung terjadi saat sejumlah warga Tolikara, Papua, merangsek ke halaman kantor Kementerian Dalam Negeri di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

Staf Kemendagri dibuat kalang kabut, karena sekelompok warga ini tak cuma mengamuk dan merusak apa pun yang ada di depannya. Mereka juga menyerang membabi buta, membuat staf Kemendagri panik ketakutan.

Tak ingin menjadi bulan-bulanan amukan massa yang tidak jelas, para pegawai Kemendagri pun keluar ruangan dan berbalik melakukan perlawanan hingga keluar gedung. Selain kerusakan, aksi brutal segelintir warga Papua ini juga membuat tujuh staf Kemendagri terluka. Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto.

Kemendagri menduga, penyerangan dipicu ketidakpuasan para pendukung Bupati Jhon Tabo dan Barnabas Weya. Pasangan di Pilkada Tolikara ini kalah dalam sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Hasil keputusan MK memenangkan pasangan Usman G Wanimbo dan Dinus Wanimbo. Ke Mendagri, mereka ingin memaksa pemenang Pilkada Tolikara dibatalkan.

Rabu petang, tim identifikasi Polres Metro Jakarta Pusat langsung menggelar olah tempat kejadian perkara. Sejumlah barang bukti berupa fasilitas gedung yang rusak, dibawa petugas sebagai barang bukti.