Sukses

Kena OTT, Ini Kekayaan Wali Kota Cilegon TB Iman Aryadi

Liputan6.com, Jakarta - Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi menjadi sorotan publik. Kepala daerah di salah satu wilayah Provinsi Banten itu terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, 22 September 2017 malam.

Selain Iman, sembilan orang lain yang merupakan pejabat pemerintahan dan swasta juga ikut diamankan. Sebanyak 10 orang yang diamankan, terkait dugaan suap proses perizinan kawasan industri di salah satu wilayah di Provinsi Banten.

Melansir data dari acch.kpk.go.id pada Sabtu (23/9/2017), total harta kekayaan terakhir yang dilaporkan Iman Aryadi pada 19 Mei 2016 sebanyak Rp 21.642.738.273. Sebelumnya, pada 14 Juli 2015, harta kekayaan putra mantan Wali Kota Cilegon Aat Syafaat itu Rp 9.317.144.678.

Adapun harta yang dimiliki Iman terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak.

Untuk harta tidak bergerak, politikus Partai Golkar itu diketahui memiliki enam aset tanah dan bangunan di Cilegon, Tangerang, dan Serang. Total nilai aset mencapai Rp 18.555.423.000.

Sementara untuk harta bergerak, berupa tiga unit mobil mewah dan tiga unit motor. Kendaraan tersebut memiliki nilai Rp 1.555.000.000.

Mobil mewah yang dimiliki Iman adalah BMW keluaran 2013 serta dua mobil Alphard keluaran 2013 dan 2016. Dia juga memiliki satu motor Kawasaki Ninja tahun 2005.

Selain itu, Wali Kota Cilegon itu juga memiliki logam mulia serta barang seni dan antik dengan nilai total mencapai Rp 396.000.000. Ada pula surat berharga senilai Rp 382.975.231 serta harta berupa giro dan setara kas lainnya sebanyak Rp 754.340.042.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

1 dari 2 halaman

Uang Ratusan Juta Rupiah Disita

KPK menangkap tangan kepala daerah, pejabat dinas, dan swasta di Cilegon, Banten. Sepuluh orang diamankan dan langsung dibawa ke Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, untuk diperiksa.

Dalam operasi itu, KPK juga menyita barang bukti berupa uang senilai ratusan juta rupiah. Rencananya, status hukum sepuluh orang yang diamankan itu akan ditentukan hari ini.

"Saat ini pemeriksaan masih berjalan. Tim sudah mengamankan 10 orang di kantor KPK. Dalam waktu maksimal 24 jam akan kami sampaikan hasil OTT ini melalui konferensi pers," ucap Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat dikonfirmasi.