Mobil Pelat Hitam Dominasi Pemakaian Subsidi Premium

  • Ekonomi & Bisnis
  • 0
  • 07 Des 2010 07:25

101207abph-migas.jpg
Liputan6.com, Jakarta: Pro dan kontra soal rencana pemerintah melarang mobil berpelat hitam menggunakan bahan bakar minyak (BBM) subsidi terus berlanjut. Pemerintah menghitung bila seluruh mobil pelat hitam diwajibkan menggunakan BBM non-subsidi, maka subsidi yang akan dihemat mencapai Rp 28 triliun.

Setali tiga uang dengan pemerintah. Berdasarkan data dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi BPH Migas lebih dari separuh subsidi premium dinikmati mobil pribadi berpelat hitam, besarnya 53 persen. Sepeda motor mencapai 40 persen. Sedangkan angkutan umum dan angkutan barang cuma menikmati tak sampai sepuluh persen subsidi premium. "Soal pembatasannya biar pemerintah menyampaikannya kepada Komisi VII (DPR)," jelas Kepala BPH Migas Tubagus Haryono di Jakarta, Senin (6/12).

Tak semua anggota DPR setuju terhadap rencana itu [baca: DPR Pertanyakan Kebijakan BBM Bersubsidi]. Sebagian wakil rakyat menyamakan program ini dengan kenaikan harga BBM. "Masak pembatasan konotasinya penghematan," tutur Wakil Ketua Komisi Energi DPR Effendi MS. Simbolon.(AIS)
Terpopuler