Sukses

Apa Kata Dokter soal Operasi Katerisasi Setya Novanto?

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPR Setya Novanto masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Premier Jatinegara, Jakarta Timur. Tersangka kasus e-KTP itu menjalani operasi katerisasi jantung pada Senin 18 September kemarin.

Lalu, apakah katerisasi jantung itu?

Dokter Spesialis Jantung RS Harapan Kita Prof Yoga menjelaskan, katerisasi adalah tindakan diagnostik untuk mengetahui ada tidaknya penyempitan pada pembuluh koroner.

"Sebenarnya, katerisasi hanya mencari tahu ada penyempitan atau tidak. Tindakan diagnostik untuk mengetahui ada tidaknya penyempitan pada pembuluh koroner bukan menentukan keparahan," ujar Yoga ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (19/9/2017).

Menurut dia, jika penyempitan sudah sampai 80 persen, itu berarti masuk ke dalam kategori penyempitan yang signifikan.

"Kalau 80 persen, berarti penyempitan signifikan. Banyak faktor bahaya atau tidak. Kalau sudah diatasi 60 persen sudah mengganggu aliran darah," ucap Yoga.

Yoga menjelaskan, apabila seseorang dipasangkan cincin dalam jantungnya, maka hilang sudah penyempitannya.

"Kalau sudah dipasangkan ring jadi hilang penyempitannya. Jadi hilang. Kalau dipasang (cincinnya), ya akan terpasang terus seumur hidup," kata dia.

Yoga lalu menjelaskan, penyebab penyempitan jantung tersebut bermacam-macam. Salah satunya adalah makanan.

"Penyakit jantung kan macem-macem, yang kayak gimana dulu. Banyak faktor, ada yang menyempit seperti itu enggak apa-apa artinya harus diatasi tapi bukan berarti dia parah," tutur Yoga.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

1 dari 2 halaman

Kondisi Setya Novanto

Sebelumnya, Ketua DPR RI Setya Novanto telah menjalani tindakan medis terhadap kondisi jantungnya. Pemeriksaan dokter, tersangka kasus e-KTP itu menderita plak jantung sehingga perlu penanganan katerisasi.

Kakak kandung Setya Novanto, Setyo Lelono mengaku ingat betul rentang waktu yang diperlukan dokter untuk melakukan operasi itu.

"Kondisi masih lemah, maklum tadi dilakukan penindakan katerisasinya. Pertama ada penyempitan jantung 80 persen sehingga tadi diberikan tindakan pemasangan ring. Ada dua ring dipasang. Sekarang kondisinya masih lemah," tutur Setyo di Rumah Sakit (RS) Premiere Jatinegara, Jakarta Timur, Senin 18 September 2017.

Menurut dia, kini pria yang akrab disapa Setnov itu tengah dirawat di ruang ICCU. Akan ada pemeriksaan lanjutan dari dokter berikut indikasi dugaan adanya penyakit lainnya.