Sukses

Menhub: Skytrain Bisa Naikkan Peringkat Dunia Bandara Soetta

Liputan6.com, Tangerang - Bertepatan dengan Hari Bakti Perhubungan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku senang, karena Automatic People Mover System (APMS) atau Skytrain akhirnya resmi beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten.

"Kemenhub hari ini bahagia sekali karena ini bertepatan dengan Hari Bakti Perhubungan, Angkasa Pura II memberikan baktinya kepada negeri ini dengan Skytrain," kata dia, saat meresmikan Skytrain di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (17/9/2017).

Tak boleh berpuas diri dengan hadirnya Skytrain, menurut Budi Karya, Bandara Soekarno Hatta sebagai showcase Indonesia harus terus melakukan perbaikan dalam segala aspek.

Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta, kata Budi Karya, memiliki kewajiban dalam mengelola dan mempercantik diri.

Budi Karya pun menyampaikan apresiasinya kepada PT Angkasa Pura II, yang mampu meningkatkan peringkat Bandara Soekarno-Hatta dari 64 besar dunia, menjadi bandara terbaik dunia peringkat 40.

"Selamat juga untuk Bandara Soekarno-Hatta yang telah berhasil meraih peringkat 40, dari peringkat sebelumnya 64 sebagai bandara terbaik di dunia," kata Budi.

Budi Karya pun menargetkan, bandara tersibuk di Indonesia tersebut harus mampu menaikkan peringkat dari 40 menjadi 20 besar.

Dengan bandara memiliki peringkat terbaik, Menhub berharap, ada peningkatan jumlah wisatawan asing ke Indonesia. Dia juga berharap warga domestik bepergian ke luar kota menggunakan pesawat.

Saksiskan video menarik berikut ini:

 

 

1 dari 2 halaman

Resmi Beroperasi di Bandara

Skytrain atau Automated People Mover System, yang merupakan kereta tanpa awak untuk transportasi antarterminal di Bandara Soekarno Hatta resmi beroperasi hari ini, Minggu, 17 September 2017.

Sebelumnya, PT Angkasa Pura II sudah melakukan persiapan dan uji coba Skytrain, antara lain rute, navigasi, dan pintu otomatis. Uji coba ini dilakukan selama satu bulan sejak 13 Agustus lalu. Uji coba dilakukan pada Track A, yaitu Terminal 3 ke Terminal 2 dan sebaliknya.

Tahap awal pengoperasian Skytrain ini hanya dari Terminal 2 ke Terminal 3 dan sebaliknya. Jarak terminal tersebut kurang lebih 1,7 kilometer.

Pada tahap awal ini, satu set kereta yang beroperasi berkapasitas 176 penumpang, sementara di dalamnya terdapat 10 kursi.

Artikel Selanjutnya
Hari Terakhir Libur, Menhub Minta Petugas Bandara Lembur
Artikel Selanjutnya
Sudah Digaji, Menhub Larang Porter Bandara Soetta Minta Tip