Sukses

Freeport Tunduk ke Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Setelah melalui proses negosiasi panjang, PT Freeport Indonesia akhirnya mengikuti arahan pemerintah Indonesia. Mereka bersedia mengganti status Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Kesepakatan baru itu memberi sejumlah keuntungan bagi Indonesia. Salah satunya terkait divestasi atau pelepasan saham dari PT Freeport Indonesia ke pihak nasional sebesar 51 persen. Padahal sebelumnya, PT Freeport Indonesia hanya bersedia melepas sahamnya sebanyak 30 persen.

Skema IUPK juga membuat penerimaan keuangan negara dari PT Freeport Indonesia jadi lebih besar dibanding sebelumnya. Itu sesuai dengan ‎Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Selengkapnya dalam Infografis di bawah ini:

 

Artikel Selanjutnya
Bertemu PM India, Jokowi Bahas Bea Masuk CPO Hingga Kemaritiman
Artikel Selanjutnya
Jonan: Harga Pasar 40 Persen Hak Partisipasi Rio Tinto Rp 43 T